Sunday, February 25, 2018

Persebaran Kapak Genggam di Indonesia

Kapak Genggam adalah alat batu yang dipangkas pada kedua permukaannya. meskipun bernama kapak tetapi Kapak genggam tidak mirip dengan kapak melainkan lebih mirip seperti batu. memang kapak genggam terbuat dari batu biasanya kapak genggam dibuat dari batu gamping. batu tersebut dipahat memanjang atau diserpih sehingga berbentuk segitiga. kapak genggam tidak memiliki tangkai. dan cara penggunaannya dengan cara digenggam. kapak genggam kapak genggam merupakan hasil kebudayaan pada zaman Paleolithikum.

Fungsi Kapak Genggam adalah 
digunakan untuk menumbuk biji-bijian, membuat serat-serat dari pepohonan, membunuh binatang buruan, dan sebagai senjata menyerang lawannya.

Persebaran Kapak Genggam di Indonesia
1. Pacitan, Jawa Timur
2. Sukabumi, Jaawa Barat
3. Lahad, Sumatera Utara
4. Kalianda, Lampung
5. Cabange, Sulawesi Utara
6. Flores
persebaran kapak genggam di indonesia

Wednesday, February 21, 2018

Teror Mussolini untuk Timnas Italia pada Piala Dunia 1938

Teror Mussolini kepada timnas italia
Benito Mussolini
Pada Piala Dunia 1934 yang digulirkan di “rumah sendiri”, Mussolini bangga. Trofi Jules Rimet yang diraih tim Italia dijadikannya alat penegas propaganda doktrin fasisme, tidak hanya untuk menyatukan rakyatnya tapi juga kepada dunia.

“Tim Azzurri mesti menjawab keraguan terkait kemenangan mereka empat tahun sebelumnya, apakah mampu menang jika bukan tuan rumah dan bermain di tempat lain. Mereka juga harus membuktikan bahwa tim mereka punya kemampuan mumpuni, mengingat banyaknya tuduhan pengaturan skor atau suap dalam kemenangan mereka di 1934,” tulis Tim Harris dalam Sport: Almost Everything You Ever Wanted to Know

Keadaan Politik Sebelum Piala Dunia 1938
Pengaruh politik begitu kuat menyesaki masa di ambang pintu Perang Dunia II itu. Austria yang jadi salah satu kekuatan sepakbola Eropa 1920-1930-an batal ke Prancis lantaran negeri mereka dicaplok Adolf Hitler, diktator Nazi-Jerman rekan Mussolini, medio Maret 1938

Meski bersahabat dekat, Mussolini menyimpan persaingan pada Hitler. Mussolini yang lebih dulu merintis ideologi ekstrem kanan dari Hitler tak ingin trofi Jules Rimet direbut tim lain, apalagi Jerman. Rekan fasis mereka lainnya, Spanyol, urung tampil gara-gara Perang Saudara.

“Italia sebagaimana rekan-rekan Jerman mereka, tak ingin gagal di lapangan sepakbola maupun medan perang,” ungkap Phil Ball dalam Morbo: The Story of Spanish Football.

Pelatih kepala Pozzo justru “berjudi” dengan membawa pemain-pemain muda. Hanya Giuseppe Meazza dan Giovanni Ferrari di tim itu yang merupakan veteran Piala Dunia 1934. Italia berangkat ke Prancis tidak lagi mengandalkan pemain oriundi (keturunan Italia yang lahir di Amerika Selatan), yang beberapa di antaranya seperti Enrique Guaita memilih kabur ke Amerika Selatan demi menghindari wajib militer..

Piala Dunia 1938

Setelah Sebelumnya tahun 1934 Timnas Italia merengkuh gelar juara dunia, tentunya Kemenangan untuk mempertahankan trofi Piala Dunia menjadi harga mati untuk Gli Azzurri (julukan timnas Italia). Pesan bernada ancaman dilayangkan Il Duce, pemimpin fasis Italia Benito Mussolini, kepada tim besutan allenatore Vittorio Pozzo di Piala Dunia 1938 yang digelar di Prancis

Di Prancis 1938, talia mulus melewati fase demi fase. Mereka menyingkirkan Norwegia 2-1, pada  menang melawan tuan rumah Prancis 3-1, La Nazionale (julukan lain tim Italia) tampil beda dan kontroversi, Pada partai Perempat final ini, Mengingat kedua tim sama-sama memiliki seragam home biru, wasit meminta Italia mengenakan seragam away putih mereka.

Fasisme dalam sepakbola
Namun alih-alih tampil dengan jersey alternatif, Mussolini malah memerintahkan skuat bermain dengan seragam berwarna hitam, yang melambangkan Maglia Nera, ancaman menakutkan dari kekuatan militer fasis Italia. Mereka mengganti seragam biru langit-putih empat tahun sebelumnya dengan seragam hitam-hitam khas “Fascio”. Para pemain juga selalu melakukan hormat ala fasis jelang kickoff. di semifinal Brazil dapat dkandaskan dengan skor 2-1 dan pada partai puncak, mereka bersua Hungaria yang sedang menanjak jadi salah satu tim adiwisesa Eropa.

Tahu bahwa para pemainnya akan meladeni lawan berat, Mussolini mengirim telegram berisi ancaman: “Vincere o morire!” yang artinya “Menang atau mati!” Ancaman itulah yang mungkin membuat para pemain mati-matian di final hingga menang 4-2. Nyawa mereka pun masih utuh sepulangnya ke Italia.

“Saya mungkin membiarkan terjadinya empat gol ke gawang saya, namun setidaknya saya menyelamatkan nyawa mereka,” kenang kiper Hungaria Antal Szabo, yang tak menyesal timnya kalah dari Italia di final Piala Dunia 1938, sebagaimana dikutip Diane Bailey dalam Great Moments in World Cup History.

Piala dunia 2018 kurang dari 6 bulan lagi, namun tidak akan ada nama italia di gelaran world cup 2018 kali ini. La nazionale (julukan timnas italia) Pemilik Juara, 1934, 1938, 1982, 2006 gagal lolos ke putaran final setalah dikandaskan oleh perjuangan timnas swedia.


 Tentunya ini merupakan noda kotor bagi negara sekelas italia. Mungkin bila Mussolini masih ada buffon cs telah tewas dibunuhnya.
namun untungnya era mussolini telah berakhir tak ada lagi teror yang ada adalah Error dalam timnas Italia.

PERSIJA JAKARTA (MACAN KEMAYORAN YANG TELAH MELEGENDA SEJAK ZAMAN BELANDA)

persija juara piala presiden 2018
Sabtu,17 Februari 2018. Secara sah Persija Jakarta menjadi sang juara gelaran Piala Presiden 2018. Dengan menyarangkan tiga gol, Persija menyudahi perlawanan Bali United di partai final. EUFORIA menghinggapi Persija Jakarta. Setelah 17 tahun puasa gelar juara,

KLUB Pendiri PSSI
persija zaman belanda“Macam Kemayoran” kembali menunjukkan raungannya. Sejak berdiri sembilan dekade silam, Persija sudah menahbiskan diri sebagai salahsatu klub terbesar di negeri yang dulu bernama Hindia Belanda. Persija Jakarta yang dulu bernama Voetbalbond Indonesische Jacatra (VIJ) bersama 6 klub lain yaitu Bandoengsche Indonesische Voetbal Bond (BIVB) sekarang Persib Bandung, Perserikatan Sepakraga Mataram (PSM) sekarang PSIM Yogyakarta, Vortenlandsche Voetbal Bond (VVB) sekarang Persis Solo, Madioensche Voetbal Bond (MVB) sekarang PSM Madiun, Indonesische Voetbal Bond Magelang (IVBM) sekarang PPSM Magelang, dan Soerabajashe Indonesische Voetbal Bond (SIVB) sekarang Persebaya Surabaya. ikut mendirikan PSSI pada 19 April 1930 dengan ketua umum pertamanya Ir. Soeratin

SEJARAH 
lambang persija jakarta dulu
Persija Berdiri pada 28 November 1928, klub awalnya bernama Voetbalbond Boemipoetera (VBB). Tujuan dari berdirinya VIJ adalah untuk menyaingi perkumpulan sepakbola Batavia yang didirikan oleh kompeni (Belanda). Pertikaian sejumlah pengurusnya kemudian membuat klub itu “cerai” dari Voetbalbond Batavia en Omstraken yang didukung pemerintah Hindia Belanda dan berganti nama jadi Voetbal Indonesische Jacatra (VIJ) pada 30 Juni 1929. Menurut Suratkabar Pemandangan, 20 September 1938, VIJ didirikan dua tokoh sepakbola dari klub-klub lokal Jakarta yang sudah eksis lebih dulu, yakni Soeri (klub Setiaki) dan A. Alie Subrata (klub Setia Tuhu Enggone Rukun/STER).

Pada Mei 1942, VIJ terpaksa mengganti nama untuk menghindari pemberangusan penguasa militer Jepang terhadap segala hal berbau Belanda. Persidja, nama baru VIJ itu diambil dari terjemahan VIJ dalam bahasa Indonesia dengan ejaan di masa itu: Persatoean Sepakraga Indonesia Djakarta.

PRESTASI PERSIJA
Di lapangan, VIJ menjadi kampiun pertama Perserikatan, kompetisi antarklub amatir daerah yang digulirkan PSSI, musim 1930. VIJ mempertahankannya di musim 1933, 1934, hingga 1938 sebelum invasi Jepang. Namun prestasi Persija kurang bersuara sejak Kompetisi Perserikatan bubar. Di Liga Indonesia, Persija baru bisa juara pada 2001. Prestasi Persija justru lebih baik di level internasional: juara Ho Chi minh City Cup 1973, Brunei Invitation Cup 2000 dan 2001, dan terakhir BoostSportFix Super Cup di Malaysia 2018. Dan Piala Presiden 2018.

Eksistensi Persija dari Kandang ke Kandang
stadion persijaSebagai penghargaan terhadap perjuangan Persija, pemerintah menghadiahi klub itu “rumah” baru di Medan Merdeka Timur: Stadion Ikada. Dalam pidatonya di milad ke-30 Persija, 28 November 1958, Presiden Sukarno mengatakan, “Jika mula-mula Saudara-Saudara harus puas dengan lapangan di Pulo Piun, maka sekarang Saudara-Saudara sudah mempunyai lapangan di Merdeka Timur. Maka pesanku sekarang, tiada lain, ialah supaya Saudara-Saudara lebih giat lagi berjuang, menyusun, dan menyempurnakan organisasi Saudara-Saudara, dengan pedoman: Segala usaha harus untuk kebesaran Nusa, Bangsa dan Negara Republik Indonesia, yang Saudara-Saudara turut memproklamirkan pada tanggal 17 Agustus 1945 itu!”

Namun, pada 1960 Bung Karno kembali merelokasi kandang Persija akibat pembangunan Monas. Markas Persija pindah ke Stadion Viosveld, kemudian ganti nama jadi Stadion Menteng, di Jalan HOS Tjokroaminoto.

Puluhan tahun menghuni Stadion Menteng, Persija akhirnya pindah ke Stadion Lebak Bulus akibat muncul rencana pengalihfungsian Stadion Menteng (Stadion Persija) menjadi taman. Sialnya, Stadion Lebak Bulus pun kemudian dirobohkan untuk dijadikan Depo Mass Rapid Transit (MRT).
Alhasil, Persija harus “menggelandang” ketika menjalani laga kandang. Setelah Stadion Manahan di Solo dan Stadion Patriot di Bekasi, Stadion Gelora Bung Karno kini jadi kandang sementara Persija.
Pergantian Warna Jersey

Jauh sebelum orange, Persija bangga dgn warna merahnya.Warna yg memang sudah melekat sejak Persija masih bernama Voetballbond Indonesische Jacatra (VIJ) adalah pemberian dari para pendiri.Merah disebut-sebut sebagai representasi Indonesia, karena sejak dulu Batavia memang dipenuhi oleh bermacam-macam suku bangsa. Pada 1997 semasa pemerintahan Gubernur Sutiyoso. Bang Yos mengganti warna jersey jadi oranye kemerahan sesuai logo Pemerintah Provinsi DKI. Ada yg bilang, kalo orange adalah warna kesukaan Bang Yos, tp ada juga yg bilang orange adalah warna pemda, Lucu sebenarnya, Bang Yos mengubah warna Persija menjadi orange dgn alasan bahwa itu adalah warna kesukaannya ada juga yang berpendapat bahwa pergantian jersey menjadi oranye karena bang yos terpukau dengan timnas belanda dan ingin mengusung total football dan Perubahan warna kembali terjadi pada 1998, menjadi oranye terang.

The Jakmania
salam jakmania
Sementara, terus bertambahnya pendukung setia Persija membuat klub merasa perlu membuat wadah untuk mengorganisir mereka. Manajer Persija Diza Rasyid Ali lalu membentuk The Jackmania alias The Jak pada 1997. “The Jakmania mulai berdiri pada 19 Desember 1997. Markas dan sekretariatnya di Stadion Menteng (kini di Stadion Soemantri Brodjonegoro). Muhammad Gunawan Hendromartono alias Gugun Gondrong didaulat menjadi ketua pertamanya,” tulis Hardy R. Hermawan dan Edy Budiyarso dalam biografi IGK Manila: Panglima Gajah, Manajer Juara.

Sejak itu, salam The Jak berupa acungan telunjuk dan jempol membentuh huruf “J” mulai tenar. Inspirasinya digagas Edi Supatmo, Humas Persija..

Monday, February 19, 2018

RESENSI BUKU TROWULAN BEKAS IBUKOTA MAJAPAHIT

RESENSI BUKU TROWULAN BEKAS IBUKOTA MAJAPAHITIDENTITAS BUKU
Judul Buku       : Trowulan Bekas Ibukota Majapahit
Penulis                  : Drs. DJOKO
Penerbit                 : Balai Pustaka
Tebal Buku           : 72 halaman
Tahun Terbit         : 1983
ISBN                    : 979 - 407 - 302 – 4
Peresensi              : ANNISA KAHARUNIA HERYANI

Sinopsis               :
Buku ini ditulis oleh orang-orang yang menjadi satu kelompok karena tidak bisa melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi dan dibantu oleh Drs.Djoko yang memandu anak-anak ketika akan melakukan StudyTour.

Wisata Pelajar ke Trowulan
Trowulan, suatu kecamatan yang termasuk Kabupaten Mojokerto. Kecamatan ini menarik banyak pengunjung, karena di zaman dahulu, 5 abad yang lalu, didaerah ini berdiri ibu kota kerajaan Majapahit. Kerajaan Majapahit adalah satu kerajaan indonesia yang dalam masa kejayaannya pernah menguasai wilayah yang luasnya sama dengan wilayah indonesia sekarang.
Di Trowulan juga masih ada peninggalan-peninggalan yang pernah dialami di masa lampau, berupa candi, seperti Wringin Lawang, Candi Brahu, Bajang Ratu, Candi Tikus, Sumur Upas, Segaran, Siti Inggil, dan lain lain.

Sejarah Majapahit Selayang Pandang
Setelah berdirinya kerajaan Majapahit, Raden Wijaya meluaskan daerahnya yang menyebabkan ia berhadapan dengan dua orang musuh kuat. Pertama, Kaisar Kublai Khan dari Cina, yang menuntut supaya Raja Singasari tunduk kepada Cina. Kedua, Adipati Jayakatwang dari Kediri, yang pada tahun 1292 menyerang Kraton Singasari.
Adipati Wiraraja merencanakan suatu siasat untuk menjatuhkan Raja Jayakatwang. Atas nasihat Adipati Wiraraja dari Madura, Raden Wijaya menyatakan diri takluk kepada Raja Kediri. Ia diterima menjadi pegawai, malahan mendapat kepercayaan. Ia minta dan kemudian diizinkan, dengan bantuan orang-orang Madura, mendirikan tempat pemukiman di Tanah Terik dekat Mojokerto, yang kemudian disebut Majapahit. Nama ini terjadi karena salah seorang pengikut memakan buah yang bernama maja dan rasanya pahit.
Museum Mojokerto
Museum ini didirikan oleh R.A. Kromo Djojo Adinegoro, dahulu Bupati Mojokerto, yang memprakarsai dan kemudian, tidak henti-hentinya, selama hidupnya tetap mencurahkanperhatian terhadap museum ini, sehingga museum ini terus berkembang. Di Museum ini terdapat banyak prasasti. Prasasti yang ada di Museum ini berbahasa Jawa Kawi. Di Museum ini pun terdapat arca yang biasa disebut dewa Wishnu yang mengendarai garuda. Dewa Wishnu duduk di atas alas yang berbentuk bunga teratai, sedangkan satu kakinya tergantung. Dewa ini digambarkan bertangan empat, satu pasang di depan diletakkan di atas pangkuan, satu pasang lagi di belakang menempel pada dinding belakang yang berbentuk setengah lingkaran. Di tangan kanan ia memegang kerang bersayap. Kerang adalah salah satu atribut dewa Wishnu.
Candi, Bentuk Dan Gunanya
Kaki candi, mempunyai denah yang selalu berbentuk bujur sangkar. Biasanya kaki ini dibuat agak tinggi, yang dapat dinaiki melalui tangga. Tangga ini menuju ke suatu bilik. Didalam kaki candi, di tengah-tengah ada sebuah perigi. Didalam perigi itu disimpan pripih, tempat abu jenazah raja yang meninggal.
Tubuh candi, yang terdiri atas sebuah bilik, tempat arca raja disimpan. Arca ini berdiri ditengah-tengah bilik, tepat di atas perigi, menghadap ke arah pintu masuk yang menuju ke dalam candi. Pada sisi luar dibuatkan relung-relung, dimana ditempatkan arca-arca yang kecil.
Atap candi, candi-candi di Trowulan kesemuanya berdiri sendiri-sendiri tidak ada yang berkelompok, sedangkan langgam yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
1. Bentuknya ramping, berbeda dengan candi di Jawa Tengah yang biasanya pendek, gemuk.
2. Puncaknya berbentuk kubus.
3. Reliefnya menyerupai wayang
4. Kebanyakan dibuat dari batu bata

Berita-Berita Tentang Ibukota Majahit Didalam Buku-Buku Lama
        Berita itu menceritakan antara lain, bahwa istana raja dikelilingi oleh pagar tembok, yang dibuat dari batu bata, tingginya lebih dari 9 m dan panjangnya lebih dari 31 m. Rumah-rumah dibuat sangat tinggi diatas tanah, antara 9-13 m. Lantai rumah dibuat dari papan, diatas papan dibentangkan tikar dari rotan atau tikar dari pandan yang dibubuhi gambar-gambar. Atapnya dibuat dari kayu yang besar yang dibelah dan dijadikan genting.
Pelestarian Lingkungan
Pelestarian lingkungan wisata bertujuan untuk mencegah menurunnya keindahan alam, tetapi tidak mengurangi kemungkinan orang-orang untuk datang guna rekreasi atau bermain-main di tempat wisata.

Kelebihan
Buku ini sangat bagus untuk dipelajari karena menyangkut tentang sejarah yang pernah terjadi di masa lampau, dan yang membaca pun dapat mendapat pengetahuan yang lebih banyak.

Kekurangan
Hanya terdapat 72 halaman yang menjadikan penjelasan yang kurang meluas untuk menjelaskan sejarah tentang majapahit yang belum banyak diketahui orang banyak.

Sunday, February 18, 2018

Organisasi Perhimpunan Indonesia (Latar belakang, Berdirinya, Tokoh, tujuan dan Pengaruh)

Berdirinya Perhimpunan Indonesia berawal dari didirikannya Indische Vereeniging (IV) pada tahun 1908 di Belanda. Organisasi ini didirikan antara lain oleh Sutan Kesayangan dan R.W. Noto Suroto. Organisasi ini bertujuan sebagai perkumpulan sosial mahasiswa Indonesia di Belanda untuk memperbincangkan masalah dan persoalan Tanah Air. Memasuki tahun 1913, beberapa tokoh lndische Partij dibuang ke Belanda. Pembuangan ini mempertemukan tokoh IP dan IV, sehingga terjadi diskusi yang melahirkan pemikiran baru, yaitu Hindia untuk Hindia. Perkumpulan ini diketuai oleh Iwa Kusumasumantri. Adapun asas pokok perkumpulan ini, yaitu sebagai berikut.

a. Mengusahakan suatu pemerintahan untuk Indonesia, yang bertanggung jawab hanya kepada rakyat Indonesia.
b. Indonesia harus menentukan nasibnya sendiri.
c. Persatuan dalam menghadapi Belanda.

Untuk menunjukkan sikap nasionalismenya, para pengurus organisasi ini kemudian mengubah nama majalah Hindia Putera dengan Indonesia Merdeka. Pada edisi pertama majalah Indonesia Merdeka diungkapkan bahwa penjajahan Indonesia oleh Belanda dan penjajahan Belanda oleh Spanyol memiliki banyak persamaan. Selain itu diungkapkan pula alasan tidak disebutnya negara Hindia Belanda karena hampir sama dengan orang Belanda yang tidak mau menyebut negaranya dengan Nederland-Spanyol. Para mahasiswa mengetahui hal ini setelah mempelajari mengenai perjuangan Belanda melawan Spanyol.

Organisasi ini juga berpendapat bahwa kemerdekaan adalah hak setiap bangsa yang ada di dunia, termasuk hak bangsa Indonesia yang masih terjajah. Semangat perjuangan politiknya yang jelas menuju Indonesia merdeka menjadikan organisasi ini disegani oleh oranisasi-organisasi sejenis di kalangan negara-negara terjajah di Asia. Propaganda tentang tujuan dan ideologi baru bangsa Indonesia disosialisasikan secara lebih gencar oleh organisasi ini dengan menerbitkan buklet dalam rangka memperingati hari jadi yang ke-15 pada 1924.

Indische Vereeniging (IV) pada 3 Februari 1925 berubah namanya menjadi Perhimpunan Indonesia. Dalam majalah Indonesia Merdeka, ditulis bahwa perubahan nama ini diharapkan dapat memurnikan organisasi dan mempertegas prinsip perjuangan organisasi. Sementara, dalam artikel yang muncul pada bulan yang sama dengan judul Strijd in Twee Front (Perjuangan di Dua Front), menyatakan bahwa perjuangan selanjutnya akan lebih berat dan pemuda Indonesia tidak akan ada yang dapat menghindarinya.

Mereka harus berusaha mengerahkan semua kemampuannya jika ingin mencapai kemerdekaan. Para pemimpin Perhimpunan Indonesia menyatakan bahwa organisasi mereka merupakan organisasi pergerakan nasional. Sebagai kelompok elite serta golongan menengah baru, mereka harus memainkan peran pentingnya sebagai agen pengubah masyarakat dari masyarakat terjajah menjadi masyarakat merdeka, dari masyarakat terbelenggu menjadi masyarakat bebas, dan dari masyarakat yang bodoh menjadi masyarakat yang pintar.

Untuk mewujudkan cita-cita tersebut diperlukan wadah negara kesatuan yang merdeka dan berdaulat. Salah seorang pemimpin Perhimpunan Indonesia, Moh. Hatta, dengan penuh semangat menyerukan bersatunya semua unsur nasionalis Indonesia. Di antara empat pikiran pokok ideologi Perhimpunan Indonesia, pokok pikiran "merdeka" merupakan kuncinya. Keempat pokok pikiran itu adalah kesatuan nasional, kemerdekaan, nonkooperatif, dan kemandirian.

Ideologi Perhimpunan Indonesia yang terdiri dari empat gagasan telah disetujui pada Januari 1925. Keempat gagasan tersebut adalah sebagai berikut:

1)   membentuk suatu negara Indonesia yang merdeka
2)   partisipasi seluruh lapisan rakyat Indonesia dalam suatu perjuangan terpadu untuk mencapai kemerdekaan;
3)   konflik kepentingan antara penjajah dan yang dijajah harus dilawan dengan mempertajam dan mempertegas konflik. Konflik ditujukan untuk melawan penjajah; dan
4)   pengaruh buruk penjajahan Belanda terhadap kesehatan fisik dan psikis bangsa Indonesia harus segera dipulihkan dan dinormalkan dengan cara terus berjuang mencapai kemerdekaan.

Berkembangnya paham marxisme, leninisme, dan sosialisme di Eropa mengenai perjuangan kelas dan konflik antara kaum kapitalis dan kaum proletar telah mempengaruhi cara pandang tokoh-tokoh pergerakan nasional yang tinggal di Belanda, Eropa. Oleh tokoh-tokoh pergerakan nasional, paham-paham tersebut diaplikasikan dalam ideologi pergerakan nasional. Mereka memandang bahwa rakyat negeri jajahan adalah sebagai kaum proletar yang tertindas akibat imperialisme yang identik dengan kapitalisme.

Tokoh pergerakan, seperti Semaun, dibuang ke Amsterdam, Mohammad Hatta, Ali Sastroamidojo, Gatot Mangkupraja, dan Subarjo adalah penganut paham-paham baru dari Eropa tersebut. Paham marxis, leninis, dan sosialis telah memberikan dorongan kepada mahasiswa dalam menumbuhkan semangat perjuangan bangsa kulit sawo matang Indonesia dengan bangsa kulit putih Belanda. Dalam melakukan kegiatan politiknya, para mahasiswa Indonesia di Belanda sering mengadakan pertemuan, diskusi ilmiah dan politik diantara mereka sendiri serta dengan berbagai mahasiswa lainnya di negeri Belanda.

Tujuannya adalah untuk mengembangkan persamaan pandangan serta menggalang simpati baik dari Indonesia, dunia internasional, maupun dari orang Belanda sendiri tentang Indonesia merdeka. Oleh karena itu, PI menganjurkan agar semua organisasi pergerakan nasional menjadikan konsep Indonesia merdeka sebagai program utamanya. Seruan mahasiswa Indonesia di negeri Belanda terhadap organisasi pergerakan di Indonesia untuk meningkatkan aktifitas politik mendapat sambutan di Indonesia. Salah satu di antaranya adalah PKI.

Aktifnya Ahmad Soebarjo dan Moh. Hatta yang masing-masing pernah mengetuai PI, membuat perkumpulan ini semakin disorot dunia internasional. Hal ini terbukti pada saat kongres Liga Demokrasi dan Perdamaian Internasional tahun 1926, Moh. Hatta menyatakan tuntutan atas kemerdekaan Indonesia. Pada kongres selanjutnya tahun 1927 di Berlin, pernyataan Moh. Hatta tersebut mendapat dukungan luas, tidak hanya dari kalangan tokoh-tokoh Indonesia tetapi juga tokoh Belanda, Aktivitas PI ini menyebabkan Hatta dan kawan-kawan dituduh melakukan pemberontakan oleh Belanda. Pada tahun 1927, tokoh-tokoh PI di antaranya Moh. Hatta, Nasir Pamuncak, Abdul Majid Djojonegoro, dan Ali Sastroamijoyo ditangkap. Selain itu, PKI juga mengulangi aksinya di pantai barat Sumatra. Namun kedua aksi ini mengalami kegagalan. Pemberontakan PKI yang gagal di Banten dianggap tanggung jawab PI di Negeri Belanda. Setelah terjadi pemberontakan tersebut pemerintahan kolonial Belanda berusaha menangkap para pemimpin PI di Belanda.

Hatta dianggap memiliki hubungan dekat dengan Moskow, sebagai markas gerakan comintern. Akibat tuduhan itu mereka ditangkap, kemudian diadili atas tuduhan makar terhadap pemerintah. Karena pembelaan mereka, akhirnya mereka dibebaskan setelah tidak terbukti terlibat dalam pemberontakan tersebut. Dalam pidato pembelaannya, mereka menjelaskan bahwa PI hanya sekedar membicarakan kemungkinan tindak kekerasan, kecuali pemerintah Belanda memikirkan tentang kemerdekaan Indonesia.

Pembebasan mereka dari tuduhan tersebut dirayakan oleh anggota-anggota PI dan partai-partai nasionalis Indonesia, karena dianggap sebagai suatu kemenangan gerakan nasionalis atas negeri kolonial Belanda. Karena kemenangan tersebut, maka kaum nasionalis Indonesia di Belanda semakin mendapat simpati massa di Belanda. Perhimpunan Indonesia mempunyai peran penting dalam pergerakan nasionalis Indonesia, walaupun organisasi ini berdiri di Belanda dan banyak bergerak di negeri tersebut. Peran tersebut antara lain:

1)   sebagai pembuka keterkungkungan psikologis bangsa Indonesia dan kekuasaan sistem kolonial;
2)   pengembang ideologi sekuler sehingga bisa mendorong semangat revolusioner dan nasionalis;
3)   mempersatukan unsur golongan ke dalam organisasi secara keseluruhan;
4)   memperkenalkan istilah Indonesia untuk mengembangkan jati diri nasional dan tidak bersifat kedaerahan; dan sebagai organisasi kebangsaan yang paling orsinil dalam mempropagandakan ideologi Indonesia Merdeka.

Pergerakan PI dianggap radikal karena posisi mereka tanpa ikatan sosial politik tertentu dan tidak memiliki kepentingan sehingga mereka tidak khawatir dalam bertindak secaraterang terangan melawan belanda kerasnya perlawanan PI didukung pula oleh pernyataan presiden AS (Amerika Serikat) Woodrow Wilson mengenai hak untuk menentukan nasib bangsa sendiri. selain itu, kebangkitan nasionalisme di Asia-Afrika mendorong PI untuk memasuk kancah Politik. 


soal evaluasi bab VIII buku cetak sejarah peminatan yrama widya kelas xi

1. Tujuan utama golongan Pemuda menculik Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok adalah

A. Agar golongan muda tdak terpengaruh oleh golongan Tua
B. untuk menjaga keselamat Soekarno dan hatta dari Jepang
C. menunjukkan kesetiaan golongan muda kepada negara
D. untuk menenangkan situasi
E. untuk menjauhkan dari pengaruh Jepang

2. Tulisan 05 dalam teks proklamasi merupakan angka dalam tahun Jepang, yaitu

A.  2205
B.  2305 
C.  2405 
D.  2505 
E.  2605

3. Tokoh nasional yang pertama kali mengusulkan lr. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta sebagai presiden dan wakil presiden adalah

A. Sayuti Melik 
B. Mr. Achmad Soebardjo
C. Otto Iskandardinata
D. Latief Hendraningrat
E. B. M. Diah

4. Pembentukan BKR tidak berjalan mulus. Hal ini karena

A. banyak anggota laskar yang menentang
B. rakyat ditolak menjadi anggota BKR
C. persenjataan yang masih sederhana
D. dihalang-halangi oleh Sekutu
E. kekurangan biaya

5. Perhatikan keterangan di bawah ini!

1. ) Mengesahkan UUD 1945.
2. ) Menetapkan GBHN.
3. ) Membentuk Komite Nasional.
4. ) Memilih dan mengangkat presiden.
5. ) Memilih dan mengangkat wakil presiden. 6) Menetapkan RAPBN.
6. ) Menetapkan RAPBN
Yang termasuk keputusan penting dalam sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945 adalah

A. 1, 2, 4, dan 5 '
B.  l, 3, 4, dan 5 .
C. 1, 3, 4, dan 6
D. 1, 2, 4, dan 6 
E. 1, 2, 5, dan 6

6. Tujuan dibentuknya BPUPKI adalah

A. untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia
B. mempelajari dan menyelidiki hal-hal penting yang berhubungan dengan pembentukan Negara Indonesia merdeka
C. membahas hal-hal penting yang berkaitan dengan Indonesia merdeka
D. untuk mempersiapkan kemerdekan Indonesia
E. merumuskan dasar negara untuk Indonesia

7. Rumusan yang berkaitan dengan maksud dan tujuan pembentukan Negara Indonesia merdeka tertuang di dalam

A. Piagam Djakarta
B. rumusan Pancasila
C. usulan pembentukan PPKI
D. pembentukan UUD _
E. rumusan bentuk Negara

8. Untuk menampung saran-saran dan usul-usul dalam sidang BPUPKI maka dibentuk Panitia Sembilan yang diketuai oleh

A. Moh Hatta
B. Achmad Subardjo
C. Agus Salim
D. Soekarno
E. Abikusno Cokrosuyono

9. Naskah proklamasi yang autentik adalah

A. tulisan asli Soekarno dengan coretan-coretan yang tidak perlu
B. tulisan asli Soekarno tanpa coretan
C. tulisan Soekarno dan ditandatangani Soekarno-Hatta
D. ketikan dengan tanda tangan Soekarno-Hatta 
E. ketikan tanpa tanda tangan Soekarno-Hatta

10. Setelah pembentukan PPKI diumumkan, pada tanggal 9 Agustus 1945, Marsekal Terauchi memanggil Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, dan dr. Radjiman Wedyodiningrat ke

A. Jepang
B. Cina
C. Dalat
D. Filipina
E. India


Organisasi PARTINDO (TOKOH, PENDIRI, TUJUAN HINGGA KEMUNDURAN)

Sejarah Partai Indonesia terikat kuat dengan sejarah PNI (Partai Nasional Indonesia) yang lahir setelah terinspirasi sejarah PI (Perhimpunan Indonesia). Organisasi ini tergolong organisasi politik yang menjadi salah satu organisasi pergerakan nasional dengan cita-cita luhur mencapai Indonesia merdeka.

PARTINDO adalah suatu organisasi kelanjutan dari PNI yang didirikan oleh Sartono yang pada saat itu menjabat sebagai ketua PNI yang lama menggantikan Soekarno yang ditangkap oleh pemerintahan Belanda tahun 1929. organisasi ini berdiri pada 30 april 1931 dengan harapan PNI akan bergabung dengan partindo. Tujuan dari partindo adalah untuk mencapai satu Negara kesatuan Republik Indonesia Merdeka dan kemerdekaan akan tercapai apabila seluruh rakyat Indonesia bersatu padu. Konsep sosio - nasionalisme dan sosio - demokrasi yang diusung Ir.Soekarno diterima sebagai cita-cita dari partai ini. Karakteristik perjuangan partai ini adalah non kooperatif. Pada awalnya keputusan Sartono banyak mendapat kecaman dari anggota PNI-lama serta dari golongan yang tidak menyetujui pembubaran PNI. Namun sartono terus bejuang untuk memajukan organisasi partindo ini.
Partindo adalah salah satu Organisasi paling diminati pada masa itu, dikarenakan adanya daya tarik tersendiri dari Soekarno di dalam Organisasi terhadap masyarakat.

Tokoh – Tokoh PARTINDO
·         Ir. Soekarno
·         Sartono
·         Anwari
·         Adam Malik
·         S. K. Trimurti
·         Oei Tjoe Tat
·         Moh Hatta
·         Gatot Mangkoeprodjo
·         Assaat
·         Siauw Giok Thjan
·         Wikana
·         Suwiryo
·         Amir Sjarifoedin
.         Yap Thiam Hien

Awalnya pada saat Soekarno dilepaskan dari penjara pada tahun 1932, ia bertekad menyatukan kembali PNI baru dengan partindo tetapi usahanya tidak menuiakan hasil yang diinginkan, sehingga ia memutuskan untuk lebih memilih partindo karena organisasi tersebut lebih sesuai dengan dirinya sendiri dan menawarkan kebebasan untuk meningkatkan agitasinya. Beliau memutuskan hal tersebut pada 1 Agustus 1932. Setelah Ir.Soekarno bergabung dalam partai ini membuat partindo perkembangan meningkat pesat. Ir.Soekarno yang menjabat sebagai kepala cabang Bandung melakukan aksi-aksi yang memukau rakyat Indonesia. Dengan pidato - pidatonya yang menyihir membuat propaganda-propaganda partindo tersalurkan dan memikat rakyat Indonesia untuk masuk kedalam partai ini. Terbukti dengan jumlah keanggotaan yang meningkat dari 226 pada bulan agustus 1932 menjadi 3762 pada tahun 1933.
Pada kongres Partindo yang dilaksanakan pada Juli tahun 1933 Soekarno menjelaskan sebuah konsep kepada yang menentang dari kelas PNI pendidikan dan lebih menyukai berjuangan membela rakyat kecil. Pada kongres ini juga Ir. Soekarno juga berhasil menyampaikan konsep sosio – nasionalisme dan sosio – demokratisnya. Kongres yang selalu diminati ini membuat pemerintahan melakukan wanti – wanti dengan melarang pegawai negeri untuk bergabung dengan partai ini dan puncak aksi pengawasan pemerintahan ini dengan dibuangnya tokoh yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan partai ini yaitu Ir. Soekarno ke Ende, Flores.

Tujuan Pembentukan PARTINDO
Adapun Tujuan yang dimiliki oleh partindo ini adalah ;
1.      Menumpuk semangat mandiri.
2.      Perbaikan hubungan dalam masyarakat.
3.      Pembentukan pemerintahan rakyat berdasarkan demokrasi.
4.      Mewujudkan Indonesia merdeka melalui hak – hak politik.
5.      Untuk mencapai Indonesia merdeka yang mandiri tanpa campur tangan dari tangan penjajah.

Kegiatan PARTINDO
Dalam perkeembangannya Partindo melakukan kegiatan yang rutin dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan serta membangkitkan rasa Nasionalisme bangsa. Kegiatan itu diantaranya adalah :
1.      Meliputi kegiatan sosial dan ekonomi sebagai pusat.
2.      Mempersiapkan Indonesia merdeka.
3.      Mengadakan rapat dan kongres.

Kemunduran PARTINDO
Ada beberapa faktor Partindo mengalami kemunduran ;
1.      Partindo dianggap terlalu radikal oleh pemerintah penjajah.
2.      Ditangkapnya kembali Ir. Soekarno pada 1 Agustus 1934.
3.      Pada tanggal 18 November 1939 Sartono membubarkan partindo meski tidak mendapatkan dukungan penuh dari anggota - anggotanya.

Penyebab Kemunduran PARTINDO
Partindo dibubarkan Sartono pada tahun 1939 tanpa dukungan penuh dari anggota – anggotanya. Mereka menganggap Sartono membubarkan Partindo tanpa adanya alasan yang jelas. Namun, menurut Sartono sendiri ada beberapa alasan yang membuat Partindo itu diharuskan untuk bubar, yaitu :
1. PPKI melarang partindo mengadakan rapat yang kemudian menyebabkan partindo keluar dari PPKI.
2. Kegiatan – kegiatan yang bersifat radikal menyebabkan pemerintah melakukan pengawasan yang cukup ketat.
3. Partindo tidak bisa berkembang pada umumnya

Night Mode