Friday, January 19, 2018

CIRI - CIRI MANUSIA PURBA DI INDONESIA

fosil manusia purba merupakan sebuah bukti dimana terdapat suatu zaman dimana manusia belum berada di dunia, mengenai teori asal - usul manusia ini terdapat banyak teori dan banyak pendapat. salah satunya adalah teori evolusi darwin. teori evolusi darwin menyatakan bahwa manusia berasal dari kera. meskipun mendapat banyak pertentangan. toh, manusia purba dan teori darwin tetap ada dalam buku pelajaran sejarah di indonesia. apalagi dengan adanya bukti fosil yang ditemukan di indonesia yang cukup banyak, itu bisa menjadi penguat dari evolusi kera menjadi mannusia.
berikut merupakan ciri-ciri manusia purba di Indonesia :

^ Ciri - ciri Meganthropus Paleojavanicus  
a. memiliki tulang pipi yang tebal,
b. memiliki otot rahang yang kuat,
c. tidak memiliki dagu,
d. memiliki tonjolan belakang yang tajam,
e. memiliki tulang kening yang menonjol,
f. memiliki perawakan yang tegap,
g. memakan tumbuh-tumbuhan, dan
h. hidup berkelompok & berpindah-pindah\

^ Ciri - ciri Pithecantheropus erectus
a. Memiliki rahang bawah yang kuat.
b. Memiliki tulang pipi yang tebal.
c. Keningnya menonjol.
d. Tulang belakang menonjol dan tajam.
e. Tidak berdagu.
f. Perawakannya tegap, mempunyai tempat perlekatan otot tengkuk yang besar dan kuat.
g. Memakan jenis tumbuhan.

^ Ciri - ciri Pithecantheropus Mojokertensis
a. Volume otak sekitar 650cc
b. Berbadan tegap
c. Muka menonjol kedepan
d. Kening tebal
e. Tulang pipi kuat

^ Ciri - ciri Pithecantheropus Soloensis
a. Volume otak 1000-1300cc
b. Tengkorak lonjong dan tebal,
c. Hidung lebar
d. Rongga mata sangat panjang
e. Tinggi 165-180

^ Ciri-ciri Homo Sapiens
a. berat badan kira-kira 30 sampai 150 kg,
b. volume otaknya lebih dari 1.350 cc,
c. alatnya dari batu dan tulang,
d. berjalan tegak,
e. muka dan hidung lebar, dan
f. mulut masih menonjol.

^ Ciri - ciri Homo Wajakensis
a. Muka datar dan lebar
b. Hidung lebar dan bagian mulut menonjol (maju)
c. Dahinya agak miring dan diatas mata terdapat busur dahi yang nyata
d. Pipinya menonjol ke samping
e. Kapasitas otak mencapai 1300 cc
f. Berat badan dari 30 – 150 kg
g. Tinggi badan 130 – 210 cm
h. Jarak antara hidung dan mulut masih jauh
i. Perawakannya masih seperti kera
j. Sudah berdiri tegak

^ Ciri- ciri Homo Soloensis
a. Otak kecilnya lebih besar daripada otak kecil Pithecanthropus Erectus.
b. Tengkoraknya lebih besar daripada Pithecanthropus Erectus dengan volumenya berkisar 1.000-1.300 cc.
c. Tonjolan kening agak terputus ditengah (di atas hidung).
d. berbadan tegap dan tingginya kurang lebih 180 cm.




Tuesday, January 16, 2018

zaman pra aksara dan zaman batu (peleolithikum, mesolithikum, neolithikum dan megalithikum)

Zaman Praaksara adalah zaman dimana manusia belum mengenal tulisan. Zaman ini dikenal juga sebagia zaman nirleka. Zaman dimana manusia masih menggunakan Bahasa isyarat dalam berkomunikasi. Sselain zaman pra aksara ada juga zaman batu. Kenapa zaman batu? Karena pada masa manusia purba hidup yang dihasilkan adalah alat-alatnya menggunakan batu. Zaman batu dibagi menjadi beberapa zaman menurut hasil kebudayaannya

1. Paleolitihikum (zaman batu tua)
Paleolithikum merupakan zaman batu tua dimana zaman ini manusia kehidupannya dalam mencari makannya manusia masih bergantung dengan alam. Jika bahan makan sudah semakin sedikit maka manusia akan berburu mencari makan. Dan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya yang selalu berpindah maka manusia purba juga harus ikut berpindah- pindah tempat tinggalnya (nomaden)

2. Mesolithikum (zaman batu tengah)
Mesolithikum merupakan zaman batu tengah dimana zaman ini bercirikan sudah lebih baik dari zaman batu tua, dalam memenuhi kebutuhan hidupnya manusia sudah mengenal sistem perladangan berhuma dimana manusia pada zaman ini sudah fasih menanam tanaman namun belum mampu mendaur-ulang tanah untuk kembali di tanami. pada zaman ini manusia juga sudah mengenal tempat tinggal walau hanya sementara (semi sedenter). Mereka banyak hidup di gua-gua. 

3. Neolithikum (zaman batu muda)
Neolithikum merupakan zaman batu muda yang bercirikan zaman ini lebih baik lagi kehidupannya. Pada zaman ini manusia sudah mengenal tempat tinggal sudah fasih membuat rumah – rumah panggung, sudah mengenal system yang disebut desa. Sudah mengenal system berladang yang baik yang dinamakan slash and burn (system perladanagan tebang dan bakar). Pada zaman ini sudah mengenal ketua kelompok yang dinamakan primus interpares. Dalam pemilihan ketua kelompok biasanya dipilih berdasarkan yang lebih kuat.

4. Megalithikum (zaman batu besar)
Megalithikum merupakan zaman batu besar dimana zaman ini bercrikan atau dikhususkan dan dikaitkan untuk masalah kepercayaan. Zaman ini dicirikan tentang adanya arca hewan untuk sesembahan yang mengartikan bahwa manusia telah mengenal system kepercayaan totemisme (kepercayaan bahwa menyembah hewan tertentu atau memelihara hewan tertentu dapat membawa hidup yang baik dan dijauhkan dari marabahaya). Selain itu pada zaman ini terdapat dolmen (meja sesaji) yang diartikan manusia sudah mengenal system kepercayaan animisme (kepercayaan bahwa setiap temapt memiliki penunggu atau terdapat roh nenek moyang), terdapat juga punden berundak (tempat ritual untuk memanjatkan doa) mereka percaya bahwa semakin tinggi tempat mereka berdoa maka semakin terkabul doa mereka. Terdapat juga sarkogakus dan waruga yang berfungsi untuk tempat persemayaman terakhir untuk manusia pada zaman batu. Dan menhir (tugu batu).  



Sunday, January 14, 2018

Pembagian Zaman menurut Geologi (ARKAEKUM, PALEOZOIKUM, MESOZOIKUM, & NEOZOIKUM) dan Asal usul Terbentuknya Bumi

Awal terbentuknya bumi menurut teori Big Bang bumi berasal dari puluhan milyar tahun yang lalu. Dimana ada gumpalan kabut yang sangat besar berputar pada porosnya. Putaran itu memungkinkan bagian-bagian kecil terlempar sedangkan bagian besar menjadi satu dan menjadi pusat pembentukan cakram raksasa.

Gumpalan raksasa itu meledak dan mebentuk galaksi dan nebula-nebula. Sekitar 4,6 miliyar tahun Pembekuan yang terjadi membuat nebula-nebula membentuk galaksi bernama galaksi bima sakti dan kemudian terbentuk sistem tata surya. Bagian ringan yang terlempar membentuk gumpalan-gumpalan yang  memadat. Dan gumpalan itu membentuk planet-planet.

Setelah terbentuknya Bumi, bumi menurut geologi dibagi menjadi 4 zaman

1. Arkaekum
Pada masa Arkaekum bumi bercirikan suhu yang sangat panas sehingga bumi belum dapat di tempati oleh mahkluk hidup baik manusia, hewan ataupun tumbuhan. zaman ini diperkirakan berlangsung sekitar kurang lebih 2.500 Juta Tahun Yang lalu.  Udara di bumi masih panas sekali dan kulit bumi masih dalam proses pembentukan

2. Paleozoikum (zaman primer)
Pada masa Paleozoikum bumi diperkirakan berusia 340 juta tahun yang lalu. pada zaman ini sudah mulai ada tanda-tanda kehidupan. Binatang-binatang yang kecil (mikro arganisme). Juga binatang yang tidak bertulang punggung, bahkan beberapa jenis ikan, amfibi dan reptil sudah mulai ada. 
keadaan bumi masih berubah-ubah.

Zaman Paleozoikum juga disebut sebagai zaman primer karena pada zaman ini mulai munculnya kehidupan untuk yang pertama kalinya berupa hewan seperti mikro organisme

3. Mesozoikum (zaman sekunder)
Pada zaman Mesozoikum Bumi diperkirakan berumur 140 juta tahun yang lalu. pada masa ini bumi kehidupannya semakin berkembang Binatang-binatang pada masa itu mencapai bentuk yang besar sekali. Antara lain Dinosaurus panjangnya 12 meter, Atlantosaurus panjangnya 30 meter. Jenis burung sudah mulai ada. Zaman ini disebut pula dengan zaman reptil, karena pada zaman jenis binatang reptil yang paling banyak sekali

Pada zaman ini disebut sebagai zaman sekunder yang merupakan kelanjutan dari zaman primer, pada masa ini hewan - hewan pada zaman primer telah berevolusi menjadi hewan - hewan yang lebih besar karena beradaptasi dengan cuaca di bumi,

4. Neozoikum
Pada zaman Neozoikum Bumi berusia 60 juta tahun yang lalu. Keadaan bumi pada zaman ini menjadi lebih baik.Perubahan cuaca tidak begitu besar walaupun zaman es masih ada.
Kehidupan berkembang dengan pesat sekali.
Zaman ini dibagi menjadi beberapa zaman, antara lain:

>Tertier
Pada zaman ini ditandai dengan semakin berkurangnya binatang raksasa. Famili binatang menyusui sudah mulai ada. Beberapa jenis monyet dan kera telah mulai hidup
>Kuarter
Zaman kuarter berlangsung kurang lebih 600.000 tahun yang lalu. Pada zaman ini telah ada tanda-tanda kehidupan manusia. Bagian-bagian zaman ini disebut dengan istilah kala. Zaman ini dibagi dalam dua bagian yaitu kala plestosin dan kala holosin.

*Kala Pleistosen
Ciri-cirinya
- Manusia purba mulai muncul di bumisekitar 3 jt – 10 rb thun sebelum masehi
- Terjadi perluasan lapisan es/glasial

*Kala Holosen
Ciri-cirinya
- 20 th yg lalu Es di kutub sudah mulai mencair
- Mulai ada jenis homo sapiens

Friday, January 12, 2018

CIRI - CIRI MANUSIA PURBA DI DUNIA (ASIA, AFRIKA, AMERIKA DAN EROPA)

Fosil manusia purba selain ditemukan di Indonesia, juga ditemukan di tempat-tempat lain di Dunia yaitu Asia, Afrika, Amerika dan Eropa. Berikut paparan mengenai jenis manusia purba yang ditemukan diantaranya sebagai berikut.

Manusia Purba di Asia

Sinanthropus Pekinensis
  •     Volume isi otak sekitar kurang lebih 900 sampai 1200 cm kubik.
  •     Tinggi sekitar 165 – 180 cm
  •     Bentuk graham besar dengan rahang yang sangat kuat
  •     Bagian belakang kepala tampak menonjol.

Homo Neanderthalensis
  • Volume otak besar 1300-1750 cc
  • Tinggi sektar 165 cm (laki-laki) dan 156 cm (perempuan)
  • Memiliki tulang tengkorak yg lebih tinggi dari homo erectus
  • Tubuh tegak
  • Tulang kuat
  • Memakan segala baik tumbuhan maupun dagiing

Homo Heidelbergensis
  • Hidup dilingkungan bersavana dan bersuhu hangat sampai dingin
  • Volume otak sektar 1100-1400 cc
  • Memiliki tulang tengkorak yg lebih tinggi dari homo erectus
  • Proporsi tangan modern

Manusia Purba di Amerika

Paranthropus Travalensis
  • Isi volume otak sekitar 600 cm kubik
  • Hidup di lingkungan terbuka
  • Serta memiliki tinggi badan kurang lebih 1,5 meter

Paranthropus Robustus

Mamnusia Purba di Eropa

Homo Neanderthalensis
  • Volume otak besar 1300-1750 cc
  • Tinggi sektar 165 cm (laki-laki) dan 156 cm (perempuan)
  • Memiliki tulang tengkorak yg lebih tinggi dari homo erectus
  • Tubuh tegak
  • Tulang kuat
  • Memakan segala baik tumbuhan maupun dagiing

Homo Heidelbergensis
  • Hidup dilingkungan bersavana dan bersuhu hangat sampai dingin
  • Volume otak sektar 1100-1400 cc
  • Memiliki tulang tengkorak yg lebih tinggi dar homo erectus
  • Proporsi tangan modern

Homo Antecessor
  • Tinggi 175 cm (laki-laki) dan 161 cm (perempuan)
  • Volume otaknya besar 1000-1700 cc
  • Tulang tengkorak tipis
  • Proporsi tubuh mirip manusia modern

Manusia Purba di Afrika

Ardipithecus Ramidus
  • Memiliki gigi taring yg sangat besar
  • Lapisan email giginya besar
  • Masih bercirikan seperti simpanse

Kenyenthropus Platyop
  • Tengkorak ditandai dengan gigi geraham kecil
  • Wajah datar tinggi
  • Kapasitas tengkorak rata-rata adalah 750 cc

Austrolopithecus Anamensis
  • Memilki gigi taring yang besar
  • Labsan email gigi tebal
  • Tinggi badan sekitar 151 cm  (laki-laki) dan 105 cm (perempuan)
  • Memakan buah-buahan, biji-bijian dan beberapa makanan keras
  • Hidup di hutan kayu terbuka dan sungai

Austrolopithecus Afarensis
  • Tubuh ramping
  • Tinggi 151 cm (laki-laki) dan 105 cm (perempuan)
  • Volume otak sekitar 380-500 cc
  • Tangan relatif panjang
  • Ibu jari pendek
  • Tulang jari membengkok
  • Hidup didaerah savanna hutan kayu dan danau
  • Memakan buah-buahan, biji-bijian, kacang-kacangan, dan umbi kayu

Austrolopithecus Africanus
  • Memakan buah-buahan, kacang-kacangan umbi-umbian
  • Volume otak 435-530 cc
  • Tinggi 135 (laki-laki) dan 115 (perempuan)
  • Tangan relatif panjang
  • Jari-jari agak melengkung
  • Jari panjang seperti pada manusia

Austhrolopithecus Boisei
  • Hidup lingkungan savana, hutan kayu
  • Memakan- makanan yg keras berpasir seperti umbi akar
  • Tnggi 137 (laki-laki) dan 124 (perempuan)
  • Volume otak 410-530 cc

Austhrolopithecus Robustus
  • Tinggi 132 cm (laki-laki) dan 110 cm (perempuan)
  • Volume otaknya 530 cc
  • Hidup di lingkungan savana di hutan kayu
  • Makan-makanan yg keras seperti kacang dan umbi akar ada kalanya juga memakan daging

Homo Habilis
  • Tinggi 157 cm (laki-laki) dan 118 cm (perempuan)
  • Volume otak sekitar 500-800 cc
  • Memeiliki bentuk tangan seperti manusia modern
  • Tempat tinggal di savana hutan kayu
  • Memakan-makanan tmbuhan dan juga daging

Homo Ergaster
  • Volume otak 750-1250 cc
  • Tinggi 180 cm (laki-laki) dan 160 cm (perempuan)
  • Berbadan tegap
  • Lengan dan kaki hampir seperti manusia modern

Homo Heidelbergensis
  • Hidup dilingkungan bersavana dan bersuhu hangat sampai dingin
  • Volume otak sektar 1100-1400 cc
  • Memiliki tulang tengkorak yg lebih tinggi dar homo erectus
  • Proporsi tangan modern


Saturday, January 06, 2018

MIND MAPPING REVOLUSI INDONESIA DALAM KONSEP MAKANAN

Tujuan pembelajaran :

- Menjelaskan  peristiwa Revolusi Indonesia
- Menanamkan kepada siswa bahwa membuat suatu karya itu susah dan membutuhkan proses
- Memberi pengertian kepada siswa bahwa sejarah tidak harus guru berceramah dan siswa terlelap tidur
- Memberikan pengertian bahwa sejarah juga dapat menjadi seni
Hasil Karya mind mapping
Proses pembelajaran
- Siswa menunjukan hasil karyanya kepada guru dan teman-temannya
- Siswa mempresentasikan tentang revolusi Indonesia menggunakan PowerPoint
- Siswa lalu melakukan tanya jawab
Untuk powerpointnya klik disini
Untuk lebih memahami tentang Revolusi Indonesia baca juga artikelnya disini

mind mapping revolusi indonesia dengan konsep alat-alat ajaib doraemon

Tujuan pembelajaran :

- Menjelaskan  peristiwa Revolusi Indonesia
- Menanamkan kepada siswa bahwa membuat suatu karya itu susah dan membutuhkan proses
- Memberi pengertian kepada siswa bahwa sejarah tidak harus guru berceramah dan siswa terlelap tidur
- Memberikan pengertian bahwa sejarah juga dapat menjadi seni
Hasil Karya mind mapping
MIND MAPPING REVOLUSI INDONESIA BERTEMA DORAEMON
Proses pembelajaran
- Siswa menunjukan hasil karyanya kepada guru dan teman-temannya
- Siswa mempresentasikan tentang revolusi Indonesia menggunakan PowerPoint
- Siswa lalu melakukan tanya jawab
Untuk powerpointnya klik disini
Untuk lebih memahami tentang Revolusi Indonesia baca juga artikelnya disini

Mind mapping Revolusi Amerika bertemakan kronologi terjadinya revolusi amerika

Tujuan pembelajaran :

- Menjelaskan  peristiwa Revolusi Amerika
- Menanamkan kepada siswa bahwa membuat suatu karya itu susah dan membutuhkan proses
- Memberi pengertian kepada siswa bahwa sejarah tidak harus guru berceramah dan siswa terlelap tidur
- Memberikan pengertian bahwa sejarah juga dapat menjadi seni
Hasil Karya mind mapping
mind mapping kronologi revolusi amerika

Proses pembelajaran
- Siswa menunjukan hasil karyanya kepada guru dan teman-temannya
- Siswa mempresentasikan tentang revolusi Amerika menggunakan PowerPoint
- Siswa lalu melakukan tanya jawab
Untuk powerpointnya klik disini
Untuk lebih memahami tentang Revolusi Amerika baca juga artikelnya disini

Night Mode