Showing posts with label Materi pelajaran Kelas X. Show all posts
Showing posts with label Materi pelajaran Kelas X. Show all posts

Saturday, May 05, 2018

Peradaban Awal Mesir Kuno (sejarah. sistem pemerintahan, sistem kepercayaan, sistem ekonomi, peninggalan kebudayaan mesir kuno)


Mesir merupakan satu-satunya pusat kebudayaan tertua di benua Afrika yang berasal dari tahun 4000 SM. Hal ini diketahui melalui penemuan sebuah batu tulis di daerah Rosetta oleh pasukan Perancis yang dipimpin Napoleo Bonaparte. Batu tulis itu berhasil dibaca oleh seorang Perancis yang bernama Jean Francois Champollion (1800) Sehingga sejak tahun itu terbukalah tabir sejarah Mesir Kuno yang berasal dari tahun 4000 SM.

Peradaban Mesir Kuno merupakan sebuah perkembangan kehidupan bangsa mesir yang dahulu menempati sebuah daratan yang sekarang dikenal dengan Mesir sekarang ini namun masih melakukan tradisi kuno. Peradaban Mesir Kuno tumbuh dan berkembang di sepanjang aliran Lembah Sungai Nil, bangsa mesir kuno bertumpu pada pertanian basah yang bergantung pada air dari sungai Nil untuk kesuburan tanah pertanian mereka.

Sungai Nil merupakan urat nadi peradaban Mesir Kuno. Sungai terpanjang di dunia tersebut tidak hanya menyediakan air, melainkan juga menyebabkan lahan subur yang luas di sepanjang tepiannya. Setiap pertengahan Juli sampai pertengahan November, curah hujan dan saiju di dataran tinggi Etiopia mengakibatkan kandungan air Sungai Nil meningkat. Air sungai meluap dan membanjiri sepanjang tepiannya. Saat air telah surut kembali, Sungai Nil meninggalkan endapan lumpur yang sangat subur. Bangsa Mesir Kuno memanfaatkan lahan yang subur itu dengan membangun pertanian sekaligus sistem irigasi untuk menanggulangi banjir.

Sejak 5000 tahun SM desa-desa pertanian di sepanjang Lembah Sungai Nil membentuk kota-kota yang berkembang menjadi sebuah kerajaan. Sekitar tahun 3300 SM terdapat dua kerajaan di Mesir Kuno yang terletak di hulu dan hilir sungai Nil, keduanya adalah Mesir Hulu dan Mesir Hilir. Mesir Hulu terletak jauh di selatan Delta Sungai Nil, sedangkan Mesir Hilir terletak dekat Delta Sungai Nil sekitar 3100 SM, kedua kerajaan itu dipersatukan oleh Firaun Menes. Persatuan itu menandai mulainya perdaban Mesir Kuno yang menghasilkan sejumlah peninggalan yang menakjubkan dunia.

SISTEM KEKUASAAN RAJA

Sistem pemerintahan peradaban Mesir Kuno adalah Monarkisme Absolute (menganut sistem kerajaan). Berarti, kekuasaan tertinggi berada di tangan raja. Menurut kepercayaan Mesir Kuno, kedudukan raja yang mutlak (absolut) itu sesuai dengan kehendak para dewa. Mereka percaya bahwa raja adalah turunan dewa matahari bernama Re. Dewa tersebut dianggap sebagai raja pertama Mesir.

Raja dianggap amat suci sehingga rakyat biasa tidak boleh berhadapan langsung dengan raja (melihat muka raja), bahkan menyebut nama raja. Bila mau menyebut nama raja, rakyat Mesir kuno menyebut istilah Per-O (artinya “Istana Agung”) sebagai ganti nama raja. Dari istilah itulah, diperoleh sebutan Pharao atau Firaun untuk raja Mesir Kuno.

Tanggung jawab Firaun Mesir :

Memerintah dengan adil.
Memelihara keseimbangan alam semesta.
Mengatur kelancaran sistem panen dan irigasi.
Mengatur pemerintahan, hukum, dan kebijakan luar negeri.
Memimpin angkatan perang.
Memimpin upacara keagamaan.

Oganisasi Pemerintahan Mesir Kuno

Dalam menjalankan pemerintahannya, raja dibantu oleh sejumlah pejabat dan pegawai. Masing-masing dari mereka telah memiliki jabatan dan kedudukan sesuai dengan pembagian tugas yang jelas. Dalam strukrut pemerintahan terdapat Pejabat terrtinggi dibahwa raja yang disebut sebagai vassal (raja bawahan) yang ditempatkan di Mesir Hulu dan Mesir Hilir. Vassal Mesir Hulu berkedudukan di Memphis, vassal Mesir Hilir berkedudukan di Thebe. Tugas utama vassal adalah memantau pelaksanaan kebijakan pusat dan pengumpulan pajak.

Vassal membawahi sejumlah pegawai, juru tulis, dan duta. Pegawai bertugas menangani urusan keuangan, bangunan kerajaan, lumbung, dan peternakan. Juru tulis (sikretris) bertugas mencatat seluruh kegiatan pemerintahan sehingga pemerintah mengetahui sejauh mana kebijakan dan aturan dijalankan. Duta bertugas menangani hubungan luar negeri

Pemerintahan Mesir Kuno

1. Kerajaan Mesir Tua (3100-2134 SM)

Kerajaan Mesir Tua berlangsung sejak masa pemerintahan Firaun Menes sampai pemerintahan Firaun Pepi II. Mesir dipersatukan di bawah pemerintah pusat yang kuat. Sebagai Raja Mesir Tua yang pertama, Firaun Menes bergelar Nesut-biti, yang artinya raja bermahkota kembar. Mahkota kembar melambangkan keberhasilannya mempersatukan Mesir Hulu dan Mesir Hilir. Masa Kerajaan Mesir Tua dikenal sebagai Abad Piramida. Pada masa itulah dibangun sejumlah piramida raksasa. Firaun terkenal selain Menes dan masa itu antara lain Zoser, Cheops, Chefren, dan Mekaure.

Pada masa Kerajaan Mesir Tua, ibu kota terletak di Memphis. Ketika itu, Mesir dibagi atas 42 distrik aministratif yang disebut nomes. Masing-masing nomes dipimpin oleh seorang pejabat. Mula-mula, masa tugas pejabat di nomes berlangsung singkat. Setelah selesai, mereka kembali ke Memphis. Lama kelamaan, pejabat ini menetap secara permanen di nomes, dan disebut nomarch. Mereka menjadi penguasa di nomesnya masing-masing.

Bahkan, jabatan nomarch dipegang seumur hidup dan berlaku turun-temurun. Semasa Firaun Pepi II berkuasa, pemerintah pusat menjadi lemah karena persaingan di antara nomarch. Masing-masing mempunyai kepentingan politik dan ekonomi. Persengketaan dan persaingan kekuasaan yang berlarut larut membuat persatuan Mesir tidak bisa dipertahankan lagi. Setelah Pepi II meninggal, Mesir terpecah belah. Keadaan itu menandai berakhirnya masa Kerajaan Mesir Tua.

2. Kerajaan Mesir Pertengahan (2040-1640 SM)

Masa Kerajaan Mesir Pertengahan diawali oleh keberhasilan Firaun Mentuhotep II dari Thebe menaklukkan raja Herakleopolis. Mesir dipersatukan kembali dengan ibu kotanya Thebe. Untuk memperkuat pemerintahan pusat, Mentuhotep melakukan pembersihan terhadap berbagai pihak yang melawan kebijakannya. ia juga mengangkat sejumlah tokoh dan Thebe yang loyal (setia) menjadi pejabat penting dalam pemerintahan.

Masa Kerajaan Mesir Pertengahan sempat ditandai perebutan kekuasaan. Ketika itu, Amenemhet I berhasil menggulingkan Mentuhotep IV. Amenemhet I kemudian memindahkan ibu kota Mesir ke Itjawy dekat Memphis. Akan tetapi, kudeta itu tidak mengakhiri Kerajaan Mesir Pertengahan. Bahkan, kerajaan itu mengalami kejayaan semasa pemerintahan Amenemhet I dan para penggantinya. Firaun terkenal dari masa itu antaralain Senusret I, Senusret III, dan Amenemhet III.

Pada awal masa Kerajaan Mesir Pertengahan, pengaruh para nomarch masih kuat. Sepak terjang mereka dapat membahayakan persatuan Mesir. Untuk mengatasi masalah itu, Senusret III melakukan reorganisasi. Nomes dihapuskan. Sebagai gantinya, Mesir dibagi menjadi 3 daerah administratif yang disebut waret. Sejak pemerintahan Ratu Sobek-Neferu, pemerintahan pusat semakin lemah. Sementara itu, muncul persaingan di antara pejabat pemerintahan.

Mesir kembali terpecah belah. Kondisi Mesir yang Iemah mengundang invasi musuh dari luar. Akhir Kerajaan Mesir Pertengahan ditandai oleh serangan bangsa Hyksos dan Timur tengah Selanjutnya, Mesir diperintah oleh bangsa dan rumpun Semit itu. Ibu kota Mesir berpindah ke Awaris.

3. Kerajaan Mesir Baru (1552-1069 SM)

Kerajaan Mesir Baru diawali oleh keberhasilan pasukan Mesir dibawah pimpinan Ahmosis mengusir bangsa Hyksos. Masa ini merupakan masa paling gemilang dibandingkan dua masa sebelumnya. Mesir membangun armada militernya menjadi amat kuat sehingga mampu memperluas wilayah ke Asia Barat. Dengan kekuatan militernya, Mesir menjadi kerajaan yang amat disegani di wilayah sekitar Laut Tengah ketika itu.

       Kejayaan Kerajaan Mesir Baru didukung oleh keunggulan raja-raja yang memerintah. Firaun ternama dari masa itu antara lain :

Beberapa Firaun Ternama :
- Ahmosis I. Ia berhasil mengusir bangsa Hyksos dari Mesir sehingga berkuasalah dinasti ke 18, ke 19 dan ke 20.
- Thutmosis I. Pada masa pemerintahannya Mesir berhasil menguasai Mesopotamia yang subur.
- Thutmosis III. Merupakan raja terbesar di Mesir. Ia memerintah bersama istrinya Hatshepsut. Batas wilayah kekuasaannya di timur sampai Syria, di selatan sampai Nubia, di barat sampai Lybia dan di utara sampai pulau Kreta dan Sicilia. Karena tindakannya tersebut ia digelari “Napoleon dari Mesir”. - Thutmosis III juga dikenal karena memerintahkan pembangunan Kuil Karnak dan Luxor.
Imhotep IV. Kaisar ini dikenal seorang raja yang pertama kali memperkenalkan kepercayaan yang bersifat monotheis kepada rakyat Mesir kuno yaitu hanya menyembah dewa Aton (dewa matahari) yang merupakan roh dan tidak berbentuk. Ia juga menyatakan sebagai manusia biasa dan bukan dewa.
- Ramses II. Ramses II dikenal membangun bangunan besar bernama Ramesseum dan Kuil serta makamnya di Abusimbel. Ia juga pernah memerintahkan penggalian sebuah terusan yang menghubungkan daerah sungai Nil dengan Laut Merah namun belum berhasil.

"Masa Ramses II diperkirakan se-zaman dengan kehidupan Nabi Musa."

Setelah pemerintahan Ramses II kekuasaan di Mesir mengalami kemunduran. Mesir ditaklukkan Assyria pada tahun 670 SM dan pada tahun 525 SM Mesir menjadi bagian imperium Persia. Setelah Persia, Mesir dikuasai oleh Iskandar Zulkarnaen dan para penggantinya dari Yunani dengan dinasti terakhir Ptolemeus. Salah satu keturunan dinasti Ptolemeus adalah Ratu Cleopatra dan sejak tahun 27 SM Mesir menjadi wilayah Romawi. Sejumlah wilayah taklukan melepaskan diri atau bahkan menyerbu masuk ke Mesir, seperti bangsa Libya dan Nubia. Sejak tahun 1069 SM, Mesir berada di bawah kendali kerajaan asing, seperti Nubia, Assyria, Persia, Macedonia, dan Romawi.

SISTEM KEPERCAYAAN


Sistem kepercayaan Mesir kuno adalah polytheisme. Artinya, menyembah banyak dewa-dewi. Bangsa Mesir mengenal sekitar 2000 dewa-dewi. Ada dewa-dewi yang bersifat nasional, artinya disembah seluruh rakyat Mesir Kuno. Ada pula dewa-dewi yang bersifat lokal, artinya disembah rakyat Mesir dan kalangan tertentu dan di wilayah tertentu saja.

Dewa-dewi yang disembah secara nasional ternyata berbeda dari masa kerajaan yang satu ke masa kerajaan yang lain. Pada masa Kerajaan Mesir Tua, pemujaan utama terarah kepada Re, dewa matahari. Untuk memuja Re, bangsa Mesir Kuno membangun kuil di Heliopolis. Pada masa Kerajaan Mesir Pertengahan, pemujaan utama terarah kepada Osiris, dewa hakim di alam baka. Kemudian, pada masa Kerajaan Mesir Baru, pemujaan utama terarah kepada Dewa Amun, raja para dewa. Dewa tersebut sering disembah bersama dewa matahari sehingga digabung menjadi Dewa Amun-Re.

Pembaharuan keagamaan pernah terjadi saat Amenhotep IV  memerintah, semasa Kerajaan Mesir Baru. Raja itu mengubah agama Mesir yang polytheis menjadi monotheis. Meskipun ditentang kalangan pendeta Amun-Re, ia menciptakan ibadah kepada satu dewa, yakni Aten, yang dilambangkan dengan cakram matahari. Dewa-dewi lain dianggap tidak ada. Namun, setelah raja tersebut meninggal, ibadah kembali terarah kepada Amun-Re dan dewa-dewi lainnya.

Dewa - dewi Peradaban Mesir KunoDewa-dewi Mesir :

•    Amun: raja para dewa,
•    Re: dewa matahari,
•    Shu: dewa udara,
•    Set: dewa gurun, badai, dan bencana,
•    Osiris: dewa hakim di alam baka
•    Min: dewa kesuburan,
•    Khonsu: dewa bulan,
•    Anubis: dewa kematian,
•    Ma’at: dewi keadilan dan kebenaran.


Selanjutnya, kepercayaan Mesir Kuno tidak dapat dilepaskan dari tradisi pengawetan jenasah mummi. Tradisi itu memperlihatkan kepercayaan Mesir Kuno bahwa orang yang telah mati akan hidup abadi asalkan raganya tetap utuh. Mummi yang terkenal antara lain jenasah Tutankhamun, firaun dan masa Kerajaan Mesir Baru, yang ditemukan oleh arkeolog Inggris pada tahun 1922.

Tulisan

Huruf Hieroglif pada peradaban mesir kuno
Pencapaian pertama dalam bidang  IPTEK adalah tulisan. Masyarakat Mesir Kuno mengenal bentuk tulisan yang disebut Hieroglyph berbentuk gambar. Tulisan Hieroglyph ditemukan di dinding piramida, tugu obelisk, maupun daun papirus. Huruf Hieroglyph terdiri atas gambar dan lambang berbentuk manusia, hewan, dan benda-benda.

Sistem Kalender

Kemajuan IPTEK yang selanjutnya yaitu kalender. Masyarakat Mesir mula-mula membuat kalender bulan berdasarkan siklus bulan selama 291/2 hari. Karena dianggap kurang tetap, kemudian mereka menetapkan kalender berdasarkan kemunculan bintang anjing ( Sirius) yang muncul setiap tahun. Mereka juga mengenal tahun kabisat. Penghitungan ini sama dengan kalender yang kita gunakan sekarang, yang disebut Tahun Syamsiyah ( sistem Solar).

Seni Bangunan ( Arsitektur)

Seni bangunan yang dihasilkan oleh Mesir Kuno yang sangat terkenal di dunia yaitu Piramid, kuil, patung, relief, sphinx, obelisk, dan mumi.

Bidang Ekonomi

Di Mesir, administrasi dan perdagangan dikendalikan oleh para wazir serta yang memiliki kekuasaan tertinggi adalah raja. Dan sebagian besar perekonomian Mesir diatur secara ketat oleh pemerintah pusat.

Sistem hukum di Mesir resmi dikepalai oleh Fir’aun. Dewan sesepuh lokal yang dikenal dengan nama Kenbet dikerajaan hanya bertanggung jawab mengurusi kasuskasus ringan, sedangkan jika ada kasus besar maka yang bertanggung jawab adalah Fir’aun. Dan mereka juga diminta untuk bersumpah atas kebenaran yang mereka katakan.
Pertanian di Mesir sangat tergantung dengan Sungai Nil. Kondisi geografi yang mendukung dan tanah di tepi Sungai Nil yang subur menjadikan bangsa Mesir banyak memproduksi makanan dengan cara bertani.

Bidang Sosial

Di bidang sosial, bangsa atau peradaban Kesir Kuno juga mengenal strata sosial. Artinya, terdapat kelas sosial yang tinggi dan yang rendah. Strata tertinggi yaitu diawali dari Fir’aun dan bangsawan, para pedagang, petani, buruh perkotaan, dan budak-budak.

BANGUNAN

Sejak masa Kerajaan Mesir Tua, peradaban Mesir Kuno mampu menghasilkan bangunan yang menakjubkan. Adanya beragam bangunan yang megah itu menunjukkan bahwa bangsa Mesir Kuno telah mengenal seni arsitektur. Sebelum mulaimembangun, para arsitek membuat gambar rancangan dan model bangunan yang akan dibuat. Setelah disetujui raja, pengerjaan dapat dilakukan. Bangunan itu antara lain sebagai berikut.

1. Piramida

Piramida adalah membangun raksasa dari batu yang digunakan sebagai  makam raja-raja beserta keluarga mereka. Piramida pertama dibangun oleh Imhotep untuk makam Firaun Sozer. Piramid itu terdapat di Sakkara. Sejumlah piramida termashur lainnya terdapat di Giza (Gizeh) untuk makam Firaun Cheops (Khufu), Chefren, dan Mekaure.

Pembangunan piramida didasari oleh penghargaan tinggi bangsa Mesir Kuno terhadap raja-raja mereka. Sebagai turunan dewa, pemimpin politik, sekaligus keagamaan raja harus diabadikan dalam suatu monumen yang pantas dikenang sepanjang masa. Maka, dibangunlah piramida yang membutuhkan banyak tenaga dan waktu.

2. Sphinx

Patung sphinx pada peradaban awal mesir kuno
Sphinx adalah bangunan raksasa dan batu berupa singa berkepala manusia (wajah raja Mesir). Sphinx merupakan perwujudan Dewa Re. Biasanya sphinx dibangun di depan piramida sebagai penjaga. Hal itu sebagai lambang lindungan dewa matahari terhadap raja. Sphinx terbesar terdapat di Giza.




3. Obelisk

Obelisk (peninggalan bangunan mesir kuno)
Obelisk adalah bangunan batu berupa tugu. Pembangunan obelisk dimaksudkan untuk memuja Dewa Re. Bangunan yang dianggap suci itu itu juga berfungsi mencatat kejadian-kejadian penting. Itulah sebabnya, pada dinding obelisk dijumpai tulisan hieroglyph.




4. Kuil
Kuil Abu simbel (hasil peninggalan kebudayaan mesir kuno)
Kepercayaan Mesir Kuno yang bercorak polytheis tidak dapat dilepaskan dan kuil. Oleh karena itu, peradaban Mesir Kuno meninggalkan sejumlah kuil yang megah. Kuil itu dibangun untuk memuja dewa tertentu. Kuil peninggalan Mesir Kuno antara lain sebagai berikut.
Kuil Dewa Re di Heliopolis, yang dibangun semasa Kerajaan Mesir Tua.
Kuil Hatshepsut di Deir-el Bahari, yang dibangun semasa pemerintahan Hatshepsut.
Kuil Aten di Tel el Amarna, yang dibangun semasa pemerintahan Amenhotep IV.
Kuil Dewa Amun di Karnak, yang dibangun semasa pemerintahan Ramses II.
Kuil di Medinet Habu, yang dibangun semasa pemerintahan Ramses III

Wednesday, March 21, 2018

PERADABAN YUNANI KUNO (Sejarah, sistem pemerintahan,sistem kepercayaan, bidang ilmu pengetahuan, filsafat, sastra dan peninggalan seni bangunan)

Sejarah
Munculnya peradaban Yunani bermula dari kerajaan Kreta yang menguasai hampir semua kota-kota perdagangan penting Yunani dan wilayah-wilayah lain di sekitar Laut tengah pada sekitar 1250 sm. Salah satu kota pusat perdagangan yang merupakan kloni kerajaan Kreta adalah Mycenae. Setelah Kereta runtuh, kota pelabuhan Mycenae menggantikan peranan kerajaan Kreta.

Bangsa asli yang mendiami wilayah Yunani adalah bangsa Akaia, beberapa lama kemudian berdatangan secara bergelombang bangsa-bangsa dari wilayah lain, seperti Achean (1500-1300 SM), Aeolia (2000 SM), Ionia (1400 SM) dan Doria (1150 SM). Sebelum kedatangan bangsa asing, Akaia telah memiliki peradaban yang maju, di antaranya dikenal dengan nama Peradaban Minos (Minoa) dan Mikena (Mycenae).

Percampuran bangsa Achean dengan bangsa Akaia menghasilkan kebudayaan kuno yang berpengaruh terhadap kebudayaan pada generasi berikutnya dan meluas ke berbagai wilayah di Eropa, salah satunya adalah kepercayaan kepada banyak dewa

Keadaan Geografi Yunani
Letak geografis Yunani terletak di Ujung Selatan Semenanjung Balkan. Selain di daratan tersebut wilayahnya juga meliputi pulau di Laut Aegeia. Batas-batas Yunani sekarang ini di utara berbatasan dengan Albania, Macedonia, Bulgaria dan Turki, di timur adalah Laut Aegeia, di selatan adalah Laut Tengah dan di barat adalah Laut Ionia

Sebagian besar wilayah Yunani pegunungan sehingga antar wilayah terpisah antara satu dengan yang lain. Pegunungan dan teluk-teluk di Yunani yang tak terhitung banyaknya pada waktu itu menghalangi komunikasi melalui darat. Lembah-lembah dan daratan rendah yang terpisah-pisah merupakan unit geografis dan ekonomi yang bersifat alami, dan menjadi pemisah kesatuan unit politik.

Sistem Kepercayaan peradaban Yunani Kuno
Sejak peradaban awal sampai kerajaan, masyarakat Yunani mempercayai banyak dewa. Dewa ini digambarkan seperti manusia, tetapi memiliki kekuatan dan keindahan yang lebih dibandingkan manusia dan hidup abadi. Dewa-dewa ini tinggal di Gunung Olympus, dengan Dewa Zeus sebagai dewa tertinggi. Sebagai penghormatan, dibuatlah Kuil Dewa Zeus yang ditempatkan di perbukitan Gunung Olympus.

Sosok dewa digambarkan sama dengan kehidupan manusia, bisa saling berpasangan baik sifat (baik dan buruk) maupun jenis kelaminnya (dewa dan dewi) bahkan saling berperang satu dengan lainnya. Dewa-dewa yang dipuja disesuaikan dengan pilihan masing-masing atau berdasarkan jenis usaha yang dijalani, misalnya Apollo sebagai dewa kesenian dan matahari, Artemis sebagai dewi bulan dan pemburu, Area sebagai dewa perang, Athena sebagai dewi kearifan dan ilmu pengetahuan, Poseidon sebagai dewa laut, Demeter sebagai dewi tanaman, Hefaistus sebagai dewa api, dan sebagainya.

Sebagai penghormatan orang Yunani tidak banyak membangun kuil-kuil peribadatan, namun membuat altar peribadatan dengan pendeta yang kebanyakan terdiri dari kaum perempuan. Olympiade yang dikenal sekarang ini adalah sisa peninggalan kebudayaan Yunani kuno, pada saat itu orang Yunani setiap 4 tahun sekali melakukan festival pertandingan olahraga antar polis-polis.

Sistem Pemerintahan Yunani Kuno
Sistem pemerintahan Yunani Kuno sangat beragam. hal ini disebabkan karena masing-masing wilayah (Negara Kota atau Polis) memiliki sistem pemerintahan sendiri-sendiri.Diantara polis-polis tersebut, polis Sparta dan Athena adalah yang paling terkenal, Peradaban Yunani Kuno. Tata pemerintahan Sparta diperoleh dari Lycurgus (900 SM) yang memiliki sifat aristokrasi militer, dimana kaum bangsawan memiliki peran sentral dalam pemerintahan.

Pemimpin pemerintahan dipegang oleh dua orang raja yang masing-masing sama-sama memiliki pasukan. Dalam menjalankan pemerintahan mereka dibantu oleh dewan penasehat yang beranggotakan para orang tua (ephorus) yang berpengaruh.
Sementara tata pemerintahan Athena digariskan oleh Solon (600SM) yang memiliki sifat oligarkis-demokratis. Pemerintahan berada ditangan orang-orang yang dianggap mulia. Tetapi kekuasaan tertinggi berada ditangan rakyat melalui pemilu langsung. Selain Solon, negarawan terkenal lainnya adalah Pericles (460-429) dalam masa pemerintahannya, untuk menjaga keamanan dan stabilitas negara.
Ia mengadakan perjanjian-perjanjian dengan negara atau kerajaan luar, seperti yang pernah dilakukan dengan Persia (448SM) Dan Sparta (446SM) untuk mensejahterakan rakyat, diatur beberapa kebijakan khusus yang berkaitan dengan sistem perdagangan. Dengan adanya pengaturan tersebut telah menjadikan Athena sebagai pusat perdagangan terkenal di laut tengah. Kedua corak pemerintahan beberapa negara modern sekarang dengan sebutan dictator militer dan demokrasi parlementer.

a) Peradaban Pulau Kreta
Kebudayaan yang ditemukan di Pulau Kreta adalah kebudayaan Minos (Minoa). Nama Minos diambil dari nama raja yang pernah berkuasa, yakni Raja Minos. Kebudayaan ini terlahir dari penduduk asli orang Yunani. Kebudayaan Pulau Kreta menyisakan bangunan-bangunan tua tersusun dengan tata kota yang rapih.

Peninggalan kebudayaan Pulau Kreta ditemukan pada tahun 1900 oleh Sir Arthur Evans saat dilakukan penggalian istana Knossos. Istana Knossos dibuat dengan indah yang di dalamnya terdapat ruang pertemuan antar menteri.

Selain itu, keberadaan peradaban ini didapat pada cerita Yunani Kuno, Odysseus karangan Homerus. Di dalam ceritanya digambarkan bahwa Kreta sebagai Kerajaan sembilan puluh kota yang makmur. Sebagai negara maritim, masyarakat Pulau Kreta sudah melakukan perdagangan dengan negara-negara tetangga, seperti Mesir, Pulau Sicilia, Syria dan AsiaKecil. Nama pelabuhan yang terkenalnya adalah Phaestus.

Bangsa Pulau Kreta sudah mengenal tulisan, ini dibuktikan dengan penemuan tiga manuskrip. Huruf yang terdapat pada manuskrip-manuskrip tersebut adalah pictograf, namun huruf tersebut masih sukar dibaca tetapi 88 simbol di antaranya sudah dapat diterjemahkan oleh Michael Ventris pada 1953.

Kepercayaan yang dianut oleh masyarakat Pulau Kreta adalah Polytheisme, sebagai dewa utama adalah Dewi Kesuburan atau Ibu Agung. Ibu Agung memiliki bawahan yang bernama Velhanos, ia digambarkan sebagai sosok seorang lelaki yang memiliki kekuatan luar biasa dan disamakan dengan kekuatan banteng.

Sejarah peradaban Minos dibagi dalam tiga tahap, yaitu Minos Kuno (3500-2300 SM), Minos Tengah (2300-1600 SM) dan Minos Akhir (1600-1100 SM). Puncak kejayaannya terjadi pada 1700-1400 SM, secara perlahan mengalami kemunduran akibat serbuan bangsa Achea ke Yunani dan sering terjadinya bencana alam. Kebudayaan Minos melahirkan kebudayaan-kebudayaan yang sangat berpengaruh terhadap Yunani, tidak hanya itu kebudayaannya pun berkembang hingga ke Eropa dan menjadi cikal-bakal peradaban selanjutnya.

b) Peradaban Pulau Mycenae
Selain ditemukannya kebudayaan Minos, para ahli menemukan pula kebudayaan Pulau Mycenae. Penemuan kebudayaan tersebut menunjukkan bahwa kebudayaan Mycenae mengalami kemajuan bersamaan dengan kebudayaan Minos yang sedang mengalami kemunduran. Awalnya Mycenae merupakan bagian dari kerajaan yang berada di Pulau Kreta, namun Mycenae mulai memainkan peranan dalam perdagangan dan kemudian bangkit menjadi besar.

Walaupun hidup dalam zaman yang sama dengan Pulau Kreta, Mycenae memiliki kebudayaan yang berbeda, ini dapat dilihat pada bentuk bangunannya yang lebih kokoh. Pada tahun 1981 dilakukan penggalian bekas kebudayaan Mycenae dan ditemukan sisa-sisa kota berlapis sembilan. Lapisan yang dimaksud adalah tingkatan-tingkatan tanah yang ditandai dengan bentuk sisa-sisa kota berbeda di setiap tingkatnya. Pada salah satu lapisan tersebut diperkirakan sebagai kota Troya seperti yang diceritakan Homerus dalam buku Illyas.

Sparta
Secara geografis Yunani memiliki jajaran pegunungan yang membentang ke segala penjuru. Dalam kondisi geografi seperti ini, orang-orang Yunani hidup secara berkelompok, karena sukarnya transportasi dan komunikasi maka setiap kelompok memperkuat daerahnya dan hidup secara mandiri membangun sebuah negara kota yang mereka namakan polis. Polis Sparta terlahir sejak kedatangan bangsa Doria yang jago berperang datang ke Yunani di Lacottia, Peloponessos bagian Timur. Tahun 736-716 SM terjadi perang Messenia I, pada saat itu Sparta menyerang orang Messania yang tinggal di sebelah Barat Peloponessos dan berhasil dikuasai.
Orang Messania dijadikan helot (petani yang mengerjakan tanah negera). Tahun 650-630 terjadi Perang Messenia II, kala itu terjadi pemberontakan orang Messenia yang ingin melepaskan dari kekuasaan Sparta namun perang ini dapat ditumpas. Kekuatan Sparta menyebabkan kekuasaannya semakin meluas di wilayah Peloponessos kecuali Argois dan Achaea. Dalam keadaan seperti ini Sparta harus memperkuat dirinya dengan sistem pemerintahan dan pertahanan yang kokoh dari serbuan para pemberontak.

Dengan alasan tersebut maka seorang negarawan Sparta yang bernama Lycurgus menggariskan pembaharuan terhadap peraturan dan undang-undang yang mesti ditaati oleh setiap penduduk di wilayah Peloponessos. Di antaranya adalah peraturan wajib militer bagi setiap anak laki-laki yang sudah menginjak umur 7 hingga 60 tahun tahun, sedangkan anak perempuan tidak diberlakukan demikian.

Sistem pemerintahan di Sparta memiliki corak seperti berikut.
(a) Kepala pemerintahan sekaligus panglima militer adalah dua orang raja dengan kekuasaan tak terbatas dan dilanjutkan secara turun menurun kepada anaknya.
(b) Ephor adalah dewan yang terdiri dari 5 orang, bertugas membantu kepala pemerintahan. Pada kenyataanya Ephor yang menjadi kepala pemerintahan yang sebenarnya.
(c) Apella adalah dewan yang berganggotakan semua warga negara Sparta.
(d) Dewan Penatua adalah 28 anggota dewan yang sudah berusia 60 tahun ke atas.
Dalam sidang dewan, Dewan Penatua mengajukan usulan undang-undang kepada Apella, lalu Apella mempertimbangkan usulan, masukan dan memutuskan, namun Dewan Penatua dapat memveto keputusan Apella seandainya terjadi kejanggalan. Apabila tidak ditemukan titik temu maka Ephor yang memutuskan.

Athena

a. Pemerintahan
Orang Athena adalah orang pendatang dari bangsa Ionia, mereka tinggal di Attica. Dibandingkan dengan Sparta, orang-orang Athena hidup lebih bebas dan dapat mengembangkan kemampuan dalam bidangnya, seperti filsafat, seni pahat dan teater.

Sistem pemerintahan di Athena diatur oleh seorang negarawan yang bernama Solon (594 SM). Aturan yang dibuat oleh Solon merupakan pengganti undang-undang buatan Draconia yang ditentang oleh orang-orang golongan bawah dengan alasan merasa dirugikan. Untuk menghindari pertumpahan darah, Solon mengatur perubahan undang-undang yang telah ada dengan cara menghapus sistem perbudakan, memberi lahan garapan baru kepada budak yang telah merdeka, petani gandum yang berutang banyak diberi lahan baru untuk membudidayakan anggur dan membentuk lembaga pengadilan yang telah dipilih oleh rakyat.

Untuk menjamin berjalannya pemerintahan dengan benar, Athena memperkenalkan sistem pemerintahan demokrasi dengan kekuasaan tertinggi berada di tangan para dewan eksekutif (archon) sebanyak 9 orang yang dianggap mewakili rakyat. Dalam jalannya pemerintahan, archon mendapat pengawasan ketat dari dewan  pengawas (aeropagos) yang merangkap sebagai ketua pengadilan.
Cleisthenes memperkenalkan sistem ostracisme, yaitu hak warga Yunani untuk mengganti dan mengasingkan penguasa yang dianggap berkuasa secara berlebihan. Dengan demikian, pemerintahan pun mendapatkan pengawasan langsung dari rakyatnya. Keadaan negara yang aman seperti ini, dimana hak setiap setiap warga negara sama dan bebas mengeluarkan pendapat, Athena melahirkan para pemikir yang ahli dalam bidang filsafat, hukum, tata negara bahkan matematika yang dipakai hingga sekarang, seperti Plato, Socrates, Aristoteles, Phytagoras, Hippocrates, dan lain-lain.


b. Perang Persia dan Yunani
Persia berhasil masuk dan menguasai bagian Yunani tahun 556 SM, pada kala itu Persia dipimpin oleh Raja Cyrus. Keberadaan orang Persia, tidak disenangi oleh orang-orang di wilayah Yunani. Pada tahun 499 SM Aristogoras dan Milletus mencoba melakukan pemberontakan dan dibantu oleh orang-orang Athena dan Eretria dengan mengirim 25 buah kapal perang. Tetapi bantuan tidak mampu menandingi kekuatan laut pasukan Persia, pemberontak-an tersebut dikalahkan. Kala itu Persia di bawah pimpinan Raja Darius.

Keterlibatan Athena dan Eretna diketahui oleh Darius maka tahun 492 SM dikirim pasukan laut Persia untuk melakukan penyerangan ke Yunani. Penyerangan kali ini, Persia mengalami kegagalan karena terjadi badai di Gunung Athos dan menghancurkan kapal perangnya.

Usaha Darius terus dilanjutkan dengan ekspedisi kedua pada tahun 490 SM. Saat itu, Persia menyerang Yunani dari Laut Aegea dengan mendarat di Marathon dan menghancurkan Eretria dan Athena. Di bawah pimpinan Miltiades, Athena berhasil memukul mundur pasukan Persia dari Yunani. Pada masa inilah muncul cerita Marathon, yaitu kisah seorang lelaki yang berlari sejauh 40 km untuk mengabarkan berita kedatangan pasukan Persia di Marathon.

Pada tahun 490 SM terjadi ekspedisi ketiga usaha ekspansi Persia ke Yunani melalui darat dengan jumlah pasukan yang sangat besar, bahkan lebih banyak dari gabungan seluruh pasukan Yunani. Akibatnya, keperkasaan dan perjuangan pasukan Yunani yang dipimpin oleh Leonidas gagal menahan serangan Persia dari darat, bahkan pasukan Persia berhasil menguasai dan membakar kota Athena.
Pada tahun 480 SM, kekuatan armada laut Athena di bawah pimpinan Themistocles berhasil menghancurkan kekuatan Persia di Salamis. Kemenangan ini merupakan awal dari kemenangan Yunani atas Persia, dilanjutkan setahun kemudian giliran pasukan Sparta mengalahkannya di Myclae.

c. Kejayaan Athena di Yunani
Kemenangan angkatan laut Athena saat menghadapi pasukan Persia, menarik minat polis-polis di Yunani tertarik untuk berkoalisi dengan Athena dan membentuk Liga Delia pada tahun 478 SM, Athena sebagai ditunjuk pemimpin liga. Liga Delia mengubah kebijakan politik luar negeri Athena terutama saat di bawah pimpinan Pericles, dengan menjadikan liga sebagai kaki tangan Athena.
Pericles membuat peraturan perpajakan yang dipungut dari polis-polis Liga Delia sehingga Athena mengalami kemajuan yang pesat dalam bidang seni dan ilmu pengetahuan. Kota Athena dipercantik dengan berdirinya bangunan yang tinggi dan membuat benteng yang panjang dari Athena ke Piraueus.
Pericles juga mengembangkan ilmu pemerintahan demokrasi menjadi lebih baik dengan memberikan kebebasan setiap individu untuk bekerja, mengeluarkan pendapat, dan menentukan pilihan hidiupnya sendiri.

d. Kemunduran Athena di Yunani
Awal kemunduran Athena ditandai dengan terjadinya perselisihan antara polis Corinthus dan Corcyca. Athena bersama Liga Delia membantu Corcyca, sedangkan Corinthus membantu Liga Peloponnessos. Kedua kekuatan polis di Yunani saling bersaing dan terjadilah perang Peloponnessos (431-404 SM).
Perjanjian damai yang dilakukan antara Athena dan Sparta tahun 421 tidak berarti bagi keduanya dan hanya bisa bertahan selama 1 tahun. Persekutuan Sparta dengan Persia berhasil menurunkan mental pasukan Athena, dan berhasil mengubah kejayaan Athena menjadi kehancuran terutama setelah kekalahan perang di Aegosopotami tahun 405 SM. Setahun kemudian dilakukan perjanjian damai, Athena sebagai pihak yang kalah diharuskan merobohkan benteng panjang dan menjadi bagian dari koloni Sparta.

6. Kerajaan Macedonia
Perang Athena dan Sparta tidak berhenti seketika, namun berjalan sangat panjang dan lama hingga kedua polis tersebut sudah tidak memiliki kekuatan pertahanan lagi. Keadaan buruk ini tidak hanya terjadi pada Athena dan Sparta, namun merebak sampai ke seluruh Yunani. Sehingga dengan sendirinya, Yunani pun menjadi lemah tidak sekuat saat menghadapi pasukan Raja Darius dari Persia.
Tidak adanya persatuan dan melemahnya kekuatan di Yunani, dimanfaatkan oleh Raja Philipus, raja Macedonia. Tahun 338 SM, Raja Philipus menyerang Yunani di wilayah kota Chaerona, keberhasilannya meluas hingga ke seluruh kota di Yunani. Raja Philip memiliki hasrat ingin menguasai Persia, namun usaha tersebut tak dapat direalisasikannya karena terbunuh oleh pengawal pribadinya.
Iskandar Zulkarnaen (Alexander Agung) putra Philip melanjutkan cita-cita ayahnya untuk menguasai Persia. Perjalanannya ke Persia dimulai dengan ditaklukannya negara Asia Kecil pada tahun 333 SM dan dilanjutkan dengan menyerang Persia yang dipimpin Raja Darius III di daerah Isos.
Kemenangan Macedonia atas Persia tidak membuat Iskandar Zulkarnaen berhenti, namun ekspansinya dilanjutkan hingga ke negara-negara di mesopotamia seperti Syria dan Palestina, lalu Mesir. Di Mesir, Iskandar Zulkarnaen mendirikan sebuah kota yang dinamainya Iskandariyah (Alexandria).
Tahun 330 SM, Iskandar Zulkarnaen terus maju hingga ke India, namun karena ada penolakan dari pasukannya dengan alasan kelelahan maka ekspansi dihentikan dan diputuskan kembali ke Susa, Persia. Dalam perjalanan pulang Iskandar Zulkarnaen wafat di Babylonia, peristiwa ini terjadi pada tahun 323 SM.

Penaklukan Kerajaan Macedonia ke Persia menimbulkan terciptanya kebudayaan baru sebagai perpaduan kebudayaan Yunani (Hellas) dengan Persia dan Mesir. Kebudayaan ini dinamakan dengan Hellenisme, pusat kebudayaannya berada di kota Iskandariyah. Sepeninggalnya Iskandar Zulkarnaen, Kerajaan Macedonia terbagi menjadi tiga negara kecil (diadochos) yang masing-masing dipimpin oleh seorang jenderal. Ketiga kerajaan tersebut antara lain:
(a) Kerajaan Mesir dipimpin oleh Ptolomeus, meliputi Mesir Palestina dan Cyprus.
(b) Kerajaan Macedonia dipimpin oleh Antigonus, meliputi Yunani, Balkan dan Asia Kecil.
(c) Kerajaan Syria dipimpin Seuleucos, meliputi Syria, sebagian Asia Kecil, sebagian India.

Peninggalan Peradaban Yunani Kuno Di bidang Ilmu Pengetahuan
Dalam bidang ilmu pengetahuan, orang Yunani yang menjadikan konsep alam dan hidup keseharian manusia ke dalam bentuk filsafat. Filsafat ini berisi penalaran dalam bentuk metode yang masuk akal (logis) dan penyelidikan suatu objek pengamatan hingga ke bagian terkecil.
Tokoh-tokoh filsuf (ahli filsafat) asal Yunani yang dikenal hingga sekarang di antaranya:
(a) Thales, adalah Bapak Pengetahuan Yunani yang mengambil pelajaran astronomi dari Mesir dan Persia.
(b) Socrates, ahli etika dan kesusilaan.
(c) Plato, ahli bidang tata negara dan hukum.
(d) Pithagoras, ahli matematika dan ilmu ukur.
(e) Hippocrates, ahli kedokteran.
(f) Heraclitus, ahli ilmu pengetahuan alam.

Peninggalan Pearadaban Yunani Kuno dibidang Sastra
Karya sastra terkenal Yunani Kuno diantaranya adalah llliyas dan Odysse, yang keduanya berisi cerita kepahlawanan dan ditulis oleh Homerus pada sekitar abad ke-8 SM. Karya sastra yang ditulis lebih banyak menceritakan tentang perjuangan (heroik), seperti Homerus yang mengarang Illyas (penyerbuan ke Troya, sekitar tahun 11194 SM yang berlangsung selama 51 hari. Perang ini disebabkan oleh penculikan yang dilakukan putra mahkota Troya yang bernama Paris atau permaisuri Helena dari Sparta) dan Odyssea (pengembaraan Odyssea setelah perang Troya), cerita perang Yunani dan Persia karya Herodotus dan cerita tentang perang Sparta dan Athena karya Thuchydiades.
Tidak jarang pula ditemukan sastra yang berisi cerita lucu karya Aristofane, dan cerita tragedi karya Aiskhilos dan Sofokles

Peninggalan Peradaban Yunani Kuno dibidang seni Bangunan (Arsitektur)
PERADABAN YUNANI KUNO (Sejarah, sistem pemerintahan,sistem kepercayaan, bidang ilmu pengetahuan, filsafat, sastra dan peninggalan seni bangunan)Seni pahat dan bangunan menjadi salah satu kebanggaan Yunani masa lalu dan sekarang. Peninggalan-peninggalanya dibangun dengan gaya arsitektur yang tinggi juga kokoh, misalnya Acropolis yang dibangun pada masa peradaban Mycenae, Epidaurus (gedung kesenian) Kuil Pathenon (Kuil Dewi Athena), Kuil Erectheum

Sunday, February 25, 2018

Persebaran Kapak Genggam di Indonesia

Kapak Genggam adalah alat batu yang dipangkas pada kedua permukaannya. meskipun bernama kapak tetapi Kapak genggam tidak mirip dengan kapak melainkan lebih mirip seperti batu. memang kapak genggam terbuat dari batu biasanya kapak genggam dibuat dari batu gamping. batu tersebut dipahat memanjang atau diserpih sehingga berbentuk segitiga. kapak genggam tidak memiliki tangkai. dan cara penggunaannya dengan cara digenggam. kapak genggam kapak genggam merupakan hasil kebudayaan pada zaman Paleolithikum.

Fungsi Kapak Genggam adalah 
digunakan untuk menumbuk biji-bijian, membuat serat-serat dari pepohonan, membunuh binatang buruan, dan sebagai senjata menyerang lawannya.

Persebaran Kapak Genggam di Indonesia
1. Pacitan, Jawa Timur
2. Sukabumi, Jaawa Barat
3. Lahad, Sumatera Utara
4. Kalianda, Lampung
5. Cabange, Sulawesi Utara
6. Flores
persebaran kapak genggam di indonesia

Wednesday, February 14, 2018

Peradaban Awal Masyarakat Indonesia (bidang teknologi, sosial dan ekonomi dan kepercayaan)

Pernahkah kalian memikirkan siapa sih penduduk pertama kepualauan Indonesia? Atau pernahkah kalian berpikir dari mana orang Indonesia berasal?

Kali ini saya akan membahas tentang awal perdaban bangsa Indonesia. Sebelumnya kita hearus mengetahui tentang 3 teori asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia terlebh dahulu.

Yang pertama teori out of Africa teori ini menyatakan manusia berasal dari afrika kemudian menyebar hingga kepenjuru dunia. Teori yang kedua ada teori yunan, teori ini menyatakan bahwa penduduk bangsa Indonesia berasal dari yunan (cina selatan ) hal ini berdasarkan dengan kesamaan – kesamaan alat kebudayaan yang ada di yunan dan yang ada di Indonesia.

yang ketiga ada teori nusantara dalam teori nusantara menyatakan bahwa penduduk Indonesia asli berasal dari nusantara hal ini didukung dengan banyaknya ditemukan fosil-fosil manusia purba di Indonesia daripada di luar Indonesia.

Nah sekarang kita bahas peradaban awal Indonesia.

Peradaban awal di Indonesia berlangsung sejak adanya persebaran negrito yang berada pada teluk Tonkin (cina selatan). Dengan membawa kebudayaan Paleolithikum. Pada sekitar 70.000 SM negrito datang dan singgah dibumi nusantara ini. Orang negrito menurunkan orang semang yang sekarang banyak terdapat di Malaysia. Orang negrito Ciri – ciri fisiknya berkulit gelap, berambut kriting, bermata bundar, berhidung lebar, berbadan pendek.

Kemudian pada tahun 2500 SM – 1500 SM datanglah para penduduk dari yunan yang sering dinamakan dengan nama proto melayu (melayu tua). Melayu tua ini datang ke bumi nusantara dengan membawa kebudayaan bahscon hoabnh atau kebudayaan mesolithikum. Proto mleayu datang ke Indonesia dengan melalui 2 jalur. Untuk jalur yang pertama Proto melayu masuk ke kepulauan  Indonesia melalui thailand,semenanjung Malaya. Menyebrangi selat malaka,  Sumatra sampai ke jawa. Menyebar ke nusa tenggara dan Kalimantan. Sedangkan jalur yang kedua proto melayu datang melalui Vietnam, Taiwan  menyeberangi laut cina selatan sampai ke filpina kemudian masuk ke kepualauan indonesia sampai Sulawesi hingga ke papua. Dengan datangnnya proto melayu ini penduduk negrito terpinggirkan hingga menjadi suku asli bangsa australia yang bernama aborigin. Keturunan melayu tua sampai sekarang masih ada di indonesia yaitu suku dayak, toraja, batak dan papua

Selanjutnya pada 1500 SM sampai 500 SM datang kembali orang-orang dari dongson dan sahyunh dengan membawa kebudayaan yang lebh canggih yaitu kebudayaan logam atau sering diisebut dengan kebudayaan undagi.orang- orang ini biasa disebut dengan nama deutro melayu atau melayu muda. Deutro melayu masuk ke kepualan Indonesia dengan melalui 1 jalur yaitu melalui thailand,semenanjung Malaya. Menyebrangi selat malaka,  Sumatra sampai ke jawa. Keturunan bangsa melayu muda masih djumpai di indonesia seperti suku jawa, bugis, minang, dan orang – orang melayu yang banyak mendiami wilayah sumatra bagian timur.

peradaban awal masyarakat di indonesia
Jalur Persebaran Proto Melayu dan Deutro Melayu

Nah sudah jelaskan tentang awal kedatangan atau siapa sih masyarakat awal Indonesia itu. Sekarang kta akan membahas tentang kebudayaan awal masyarakat Indonesia dilihat dari bidang kepercayaan, social dan ekoonomi, teknologi serta hasil kebudayannya.

Bidang kepercayaan
Masyarakat bangsa Indonesia dalam bidang kepercayaan umumnya mempercayai animiseme dan dinamisme selain itu mereka juga mempercayai tentang totemisme.

Bidang social ekonomi
Dalam bidang social ekonomi masyarakat bangsa Indonesia sudah mengenal istilah primus interpares (kepala suku), system barter, pembagian kerja, mengenal pembentukan desa 

Bidang teknologi
Masyarakat kepulauan indonesia sudah mengenal teknek peleburan logam dengan cara bivalve dan a cire perdue, selain tu mereka juga mengenal teknik perladangan, teknik meramal cuaca dengan menggunakan rasi bintang dii dalam ilmu astronomi.

Bidang hasil kebudayaan
Dalam hasil kebudayaan masyarakat bangsa Indonesia menghasilkan barang – barang seperti nekara, bejana perungu, cendarasa, waruga, sarkofagus, punden berundak. Dll. Hasl – hasil kebudayaan pada zaman paleolitthikum, mesolithkum, neloithikum, megalithikum sampai perundagian merupakan hasil dari kebudayaan awal masyarakat Indonesia.   

Wednesday, January 31, 2018

Hasil - hasil kebudayaan Zaman Batu dan Perundagian

Zaman Batu adalah masa zaman prasejarah yang luas, ketika manusia menciptakan alat dari batu (karena tak memiliki teknologi yang lebih baik). Kayu, tulang, dan bahan lain juga digunakan, tetapi batu (terutama flint) dibentuk untuk dimanfaatkan sebagai alat memotong dan senjata. Istilah ini berasal sistem tiga zaman. Zaman Batu sekarang dipilah lagi menjadi masa Paleolitikum, Mesolitikum,Megalitikum dan Neolitikum, 

Untuk lebih mengetahui tentang zaman paleolithikum, mesolithikum, neolithikum, dan megalithikum baca juga zaman pra aksara dan zaman batu

Zaman perundagian disebut juga dengan zaman logam. Zaman ini merupakan salah satu tahapan dalam perkembangan kehidupan manusia. Pada zaman ini manusia sudah mampu membuat atau mengolah logam menjadi benda – benda yang digunakan dalam kehidupan sehari – hari

BERIKUT MERUPAKAN TABEL HASIL - HASIL KEBUDAYAAN PADA ZAMAN BATU SAMPAI PERUNDAGIAN
Megalithikum
Paleolithikum
Mesolithikum
Neolithikum
Perundagian
Waruga
Kapak Genggam
Flakes
Kapak Persegi
Nekara
Sarkofagus
Kapak Paerimbas
Kapak persegi
Kapak Lonjong
Moko
Menhir
Alat dari Tulang
Kapak lonjong
Perhiasan/ Manik-manik
Kapak Corong
Dolmen
Alat serpih
Bone culture
Baju dari kulit pohon
Bejana Perunggu
Arca Batu

Pebble
Gerabah
Arca Perunggu
Punden Berundak


Tembikar
Cendrasa



Perhiasan Dari Perunggu




Senjata dari perunggu




Gerabah




Tembikar



Friday, January 19, 2018

CIRI - CIRI MANUSIA PURBA DI INDONESIA

fosil manusia purba merupakan sebuah bukti dimana terdapat suatu zaman dimana manusia belum berada di dunia, mengenai teori asal - usul manusia ini terdapat banyak teori dan banyak pendapat. salah satunya adalah teori evolusi darwin. teori evolusi darwin menyatakan bahwa manusia berasal dari kera. meskipun mendapat banyak pertentangan. toh, manusia purba dan teori darwin tetap ada dalam buku pelajaran sejarah di indonesia. apalagi dengan adanya bukti fosil yang ditemukan di indonesia yang cukup banyak, itu bisa menjadi penguat dari evolusi kera menjadi mannusia.
berikut merupakan ciri-ciri manusia purba di Indonesia :

^ Ciri - ciri Meganthropus Paleojavanicus  
a. memiliki tulang pipi yang tebal,
b. memiliki otot rahang yang kuat,
c. tidak memiliki dagu,
d. memiliki tonjolan belakang yang tajam,
e. memiliki tulang kening yang menonjol,
f. memiliki perawakan yang tegap,
g. memakan tumbuh-tumbuhan, dan
h. hidup berkelompok & berpindah-pindah\

^ Ciri - ciri Pithecantheropus erectus
a. Memiliki rahang bawah yang kuat.
b. Memiliki tulang pipi yang tebal.
c. Keningnya menonjol.
d. Tulang belakang menonjol dan tajam.
e. Tidak berdagu.
f. Perawakannya tegap, mempunyai tempat perlekatan otot tengkuk yang besar dan kuat.
g. Memakan jenis tumbuhan.

^ Ciri - ciri Pithecantheropus Mojokertensis
a. Volume otak sekitar 650cc
b. Berbadan tegap
c. Muka menonjol kedepan
d. Kening tebal
e. Tulang pipi kuat

^ Ciri - ciri Pithecantheropus Soloensis
a. Volume otak 1000-1300cc
b. Tengkorak lonjong dan tebal,
c. Hidung lebar
d. Rongga mata sangat panjang
e. Tinggi 165-180

^ Ciri-ciri Homo Sapiens
a. berat badan kira-kira 30 sampai 150 kg,
b. volume otaknya lebih dari 1.350 cc,
c. alatnya dari batu dan tulang,
d. berjalan tegak,
e. muka dan hidung lebar, dan
f. mulut masih menonjol.

^ Ciri - ciri Homo Wajakensis
a. Muka datar dan lebar
b. Hidung lebar dan bagian mulut menonjol (maju)
c. Dahinya agak miring dan diatas mata terdapat busur dahi yang nyata
d. Pipinya menonjol ke samping
e. Kapasitas otak mencapai 1300 cc
f. Berat badan dari 30 – 150 kg
g. Tinggi badan 130 – 210 cm
h. Jarak antara hidung dan mulut masih jauh
i. Perawakannya masih seperti kera
j. Sudah berdiri tegak

^ Ciri- ciri Homo Soloensis
a. Otak kecilnya lebih besar daripada otak kecil Pithecanthropus Erectus.
b. Tengkoraknya lebih besar daripada Pithecanthropus Erectus dengan volumenya berkisar 1.000-1.300 cc.
c. Tonjolan kening agak terputus ditengah (di atas hidung).
d. berbadan tegap dan tingginya kurang lebih 180 cm.




Tuesday, January 16, 2018

zaman pra aksara dan zaman batu (peleolithikum, mesolithikum, neolithikum dan megalithikum)

Zaman Praaksara adalah zaman dimana manusia belum mengenal tulisan. Zaman ini dikenal juga sebagia zaman nirleka. Zaman dimana manusia masih menggunakan Bahasa isyarat dalam berkomunikasi. Sselain zaman pra aksara ada juga zaman batu. Kenapa zaman batu? Karena pada masa manusia purba hidup yang dihasilkan adalah alat-alatnya menggunakan batu. Zaman batu dibagi menjadi beberapa zaman menurut hasil kebudayaannya

1. Paleolitihikum (zaman batu tua)
Paleolithikum merupakan zaman batu tua dimana zaman ini manusia kehidupannya dalam mencari makannya manusia masih bergantung dengan alam. Jika bahan makan sudah semakin sedikit maka manusia akan berburu mencari makan. Dan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya yang selalu berpindah maka manusia purba juga harus ikut berpindah- pindah tempat tinggalnya (nomaden)

2. Mesolithikum (zaman batu tengah)
Mesolithikum merupakan zaman batu tengah dimana zaman ini bercirikan sudah lebih baik dari zaman batu tua, dalam memenuhi kebutuhan hidupnya manusia sudah mengenal sistem perladangan berhuma dimana manusia pada zaman ini sudah fasih menanam tanaman namun belum mampu mendaur-ulang tanah untuk kembali di tanami. pada zaman ini manusia juga sudah mengenal tempat tinggal walau hanya sementara (semi sedenter). Mereka banyak hidup di gua-gua. 

3. Neolithikum (zaman batu muda)
Neolithikum merupakan zaman batu muda yang bercirikan zaman ini lebih baik lagi kehidupannya. Pada zaman ini manusia sudah mengenal tempat tinggal sudah fasih membuat rumah – rumah panggung, sudah mengenal system yang disebut desa. Sudah mengenal system berladang yang baik yang dinamakan slash and burn (system perladanagan tebang dan bakar). Pada zaman ini sudah mengenal ketua kelompok yang dinamakan primus interpares. Dalam pemilihan ketua kelompok biasanya dipilih berdasarkan yang lebih kuat.

4. Megalithikum (zaman batu besar)
Megalithikum merupakan zaman batu besar dimana zaman ini bercrikan atau dikhususkan dan dikaitkan untuk masalah kepercayaan. Zaman ini dicirikan tentang adanya arca hewan untuk sesembahan yang mengartikan bahwa manusia telah mengenal system kepercayaan totemisme (kepercayaan bahwa menyembah hewan tertentu atau memelihara hewan tertentu dapat membawa hidup yang baik dan dijauhkan dari marabahaya). Selain itu pada zaman ini terdapat dolmen (meja sesaji) yang diartikan manusia sudah mengenal system kepercayaan animisme (kepercayaan bahwa setiap temapt memiliki penunggu atau terdapat roh nenek moyang), terdapat juga punden berundak (tempat ritual untuk memanjatkan doa) mereka percaya bahwa semakin tinggi tempat mereka berdoa maka semakin terkabul doa mereka. Terdapat juga sarkogakus dan waruga yang berfungsi untuk tempat persemayaman terakhir untuk manusia pada zaman batu. Dan menhir (tugu batu).  



Sunday, January 14, 2018

Pembagian Zaman menurut Geologi (ARKAEKUM, PALEOZOIKUM, MESOZOIKUM, & NEOZOIKUM) dan Asal usul Terbentuknya Bumi

Awal terbentuknya bumi menurut teori Big Bang bumi berasal dari puluhan milyar tahun yang lalu. Dimana ada gumpalan kabut yang sangat besar berputar pada porosnya. Putaran itu memungkinkan bagian-bagian kecil terlempar sedangkan bagian besar menjadi satu dan menjadi pusat pembentukan cakram raksasa.

Gumpalan raksasa itu meledak dan mebentuk galaksi dan nebula-nebula. Sekitar 4,6 miliyar tahun Pembekuan yang terjadi membuat nebula-nebula membentuk galaksi bernama galaksi bima sakti dan kemudian terbentuk sistem tata surya. Bagian ringan yang terlempar membentuk gumpalan-gumpalan yang  memadat. Dan gumpalan itu membentuk planet-planet.

Setelah terbentuknya Bumi, bumi menurut geologi dibagi menjadi 4 zaman

1. Arkaekum
Pada masa Arkaekum bumi bercirikan suhu yang sangat panas sehingga bumi belum dapat di tempati oleh mahkluk hidup baik manusia, hewan ataupun tumbuhan. zaman ini diperkirakan berlangsung sekitar kurang lebih 2.500 Juta Tahun Yang lalu.  Udara di bumi masih panas sekali dan kulit bumi masih dalam proses pembentukan

2. Paleozoikum (zaman primer)
Pada masa Paleozoikum bumi diperkirakan berusia 340 juta tahun yang lalu. pada zaman ini sudah mulai ada tanda-tanda kehidupan. Binatang-binatang yang kecil (mikro arganisme). Juga binatang yang tidak bertulang punggung, bahkan beberapa jenis ikan, amfibi dan reptil sudah mulai ada. 
keadaan bumi masih berubah-ubah.

Zaman Paleozoikum juga disebut sebagai zaman primer karena pada zaman ini mulai munculnya kehidupan untuk yang pertama kalinya berupa hewan seperti mikro organisme

3. Mesozoikum (zaman sekunder)
Pada zaman Mesozoikum Bumi diperkirakan berumur 140 juta tahun yang lalu. pada masa ini bumi kehidupannya semakin berkembang Binatang-binatang pada masa itu mencapai bentuk yang besar sekali. Antara lain Dinosaurus panjangnya 12 meter, Atlantosaurus panjangnya 30 meter. Jenis burung sudah mulai ada. Zaman ini disebut pula dengan zaman reptil, karena pada zaman jenis binatang reptil yang paling banyak sekali

Pada zaman ini disebut sebagai zaman sekunder yang merupakan kelanjutan dari zaman primer, pada masa ini hewan - hewan pada zaman primer telah berevolusi menjadi hewan - hewan yang lebih besar karena beradaptasi dengan cuaca di bumi,

4. Neozoikum
Pada zaman Neozoikum Bumi berusia 60 juta tahun yang lalu. Keadaan bumi pada zaman ini menjadi lebih baik.Perubahan cuaca tidak begitu besar walaupun zaman es masih ada.
Kehidupan berkembang dengan pesat sekali.
Zaman ini dibagi menjadi beberapa zaman, antara lain:

>Tertier
Pada zaman ini ditandai dengan semakin berkurangnya binatang raksasa. Famili binatang menyusui sudah mulai ada. Beberapa jenis monyet dan kera telah mulai hidup
>Kuarter
Zaman kuarter berlangsung kurang lebih 600.000 tahun yang lalu. Pada zaman ini telah ada tanda-tanda kehidupan manusia. Bagian-bagian zaman ini disebut dengan istilah kala. Zaman ini dibagi dalam dua bagian yaitu kala plestosin dan kala holosin.

*Kala Pleistosen
Ciri-cirinya
- Manusia purba mulai muncul di bumisekitar 3 jt – 10 rb thun sebelum masehi
- Terjadi perluasan lapisan es/glasial

*Kala Holosen
Ciri-cirinya
- 20 th yg lalu Es di kutub sudah mulai mencair
- Mulai ada jenis homo sapiens

Friday, January 12, 2018

CIRI - CIRI MANUSIA PURBA DI DUNIA (ASIA, AFRIKA, AMERIKA DAN EROPA)

Fosil manusia purba selain ditemukan di Indonesia, juga ditemukan di tempat-tempat lain di Dunia yaitu Asia, Afrika, Amerika dan Eropa. Berikut paparan mengenai jenis manusia purba yang ditemukan diantaranya sebagai berikut.

Manusia Purba di Asia

Sinanthropus Pekinensis
  •     Volume isi otak sekitar kurang lebih 900 sampai 1200 cm kubik.
  •     Tinggi sekitar 165 – 180 cm
  •     Bentuk graham besar dengan rahang yang sangat kuat
  •     Bagian belakang kepala tampak menonjol.

Homo Neanderthalensis
  • Volume otak besar 1300-1750 cc
  • Tinggi sektar 165 cm (laki-laki) dan 156 cm (perempuan)
  • Memiliki tulang tengkorak yg lebih tinggi dari homo erectus
  • Tubuh tegak
  • Tulang kuat
  • Memakan segala baik tumbuhan maupun dagiing

Homo Heidelbergensis
  • Hidup dilingkungan bersavana dan bersuhu hangat sampai dingin
  • Volume otak sektar 1100-1400 cc
  • Memiliki tulang tengkorak yg lebih tinggi dari homo erectus
  • Proporsi tangan modern

Manusia Purba di Amerika

Paranthropus Travalensis
  • Isi volume otak sekitar 600 cm kubik
  • Hidup di lingkungan terbuka
  • Serta memiliki tinggi badan kurang lebih 1,5 meter

Paranthropus Robustus

Mamnusia Purba di Eropa

Homo Neanderthalensis
  • Volume otak besar 1300-1750 cc
  • Tinggi sektar 165 cm (laki-laki) dan 156 cm (perempuan)
  • Memiliki tulang tengkorak yg lebih tinggi dari homo erectus
  • Tubuh tegak
  • Tulang kuat
  • Memakan segala baik tumbuhan maupun dagiing

Homo Heidelbergensis
  • Hidup dilingkungan bersavana dan bersuhu hangat sampai dingin
  • Volume otak sektar 1100-1400 cc
  • Memiliki tulang tengkorak yg lebih tinggi dar homo erectus
  • Proporsi tangan modern

Homo Antecessor
  • Tinggi 175 cm (laki-laki) dan 161 cm (perempuan)
  • Volume otaknya besar 1000-1700 cc
  • Tulang tengkorak tipis
  • Proporsi tubuh mirip manusia modern

Manusia Purba di Afrika

Ardipithecus Ramidus
  • Memiliki gigi taring yg sangat besar
  • Lapisan email giginya besar
  • Masih bercirikan seperti simpanse

Kenyenthropus Platyop
  • Tengkorak ditandai dengan gigi geraham kecil
  • Wajah datar tinggi
  • Kapasitas tengkorak rata-rata adalah 750 cc

Austrolopithecus Anamensis
  • Memilki gigi taring yang besar
  • Labsan email gigi tebal
  • Tinggi badan sekitar 151 cm  (laki-laki) dan 105 cm (perempuan)
  • Memakan buah-buahan, biji-bijian dan beberapa makanan keras
  • Hidup di hutan kayu terbuka dan sungai

Austrolopithecus Afarensis
  • Tubuh ramping
  • Tinggi 151 cm (laki-laki) dan 105 cm (perempuan)
  • Volume otak sekitar 380-500 cc
  • Tangan relatif panjang
  • Ibu jari pendek
  • Tulang jari membengkok
  • Hidup didaerah savanna hutan kayu dan danau
  • Memakan buah-buahan, biji-bijian, kacang-kacangan, dan umbi kayu

Austrolopithecus Africanus
  • Memakan buah-buahan, kacang-kacangan umbi-umbian
  • Volume otak 435-530 cc
  • Tinggi 135 (laki-laki) dan 115 (perempuan)
  • Tangan relatif panjang
  • Jari-jari agak melengkung
  • Jari panjang seperti pada manusia

Austhrolopithecus Boisei
  • Hidup lingkungan savana, hutan kayu
  • Memakan- makanan yg keras berpasir seperti umbi akar
  • Tnggi 137 (laki-laki) dan 124 (perempuan)
  • Volume otak 410-530 cc

Austhrolopithecus Robustus
  • Tinggi 132 cm (laki-laki) dan 110 cm (perempuan)
  • Volume otaknya 530 cc
  • Hidup di lingkungan savana di hutan kayu
  • Makan-makanan yg keras seperti kacang dan umbi akar ada kalanya juga memakan daging

Homo Habilis
  • Tinggi 157 cm (laki-laki) dan 118 cm (perempuan)
  • Volume otak sekitar 500-800 cc
  • Memeiliki bentuk tangan seperti manusia modern
  • Tempat tinggal di savana hutan kayu
  • Memakan-makanan tmbuhan dan juga daging

Homo Ergaster
  • Volume otak 750-1250 cc
  • Tinggi 180 cm (laki-laki) dan 160 cm (perempuan)
  • Berbadan tegap
  • Lengan dan kaki hampir seperti manusia modern

Homo Heidelbergensis
  • Hidup dilingkungan bersavana dan bersuhu hangat sampai dingin
  • Volume otak sektar 1100-1400 cc
  • Memiliki tulang tengkorak yg lebih tinggi dar homo erectus
  • Proporsi tangan modern


Night Mode